Hati-hati Modifikasi Audio Mobil Listrik, Ada Risikonya!
Kamis, 28 Maret 2024 - 23:01 WIB
Susanto Cong, installer audio dari gerai BestBuddyShop (BBS) mengimbau pengguna mobil listrik berhati-hati saat memodifikasi audio. Foto: Sindonews/Danang Arradian
JAKARTA - Modifikasi audio pada mobil listrik tidak boleh sembarangan dilakukan. Sebab, lebih menantang dan bisa berisiko. Hal tersebut disampaikan oleh Susanto Cong, installer audio dari gerai BestBuddyShop (BBS) Sunter, Jakarta Utara.
Afung, begitu ia biasa disapa, menyatakan seiring bertumbuhnya pemakai mobil listrik banyak juga konsumen yang mendatangi bengkelnya untuk melakukan upgrade audio. “Rata-rata memang yang datang ke saya adalah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev,” ungkapnya.
Keuntungan mobil listrik, menurut Afung adalah kekedapan yang baik seperti di Ioniq 5 dan tidak ada suara mesin. Namun, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat upgrade audio mobil listrik. Yang pertama, dampaknya jelas akan berpengaruh terhadap konsumsi baterai. “Tentunya, semakin banyak amplifier yang dipakai maka baterai juga semakin boros,” ungkapnya.
Kedua, adalah soal ukuran kabin. Mobil listrik seperti Wuling Air ev yang kabinnya kecil sulit untuk mendapatkan “staging”.
Afung, begitu ia biasa disapa, menyatakan seiring bertumbuhnya pemakai mobil listrik banyak juga konsumen yang mendatangi bengkelnya untuk melakukan upgrade audio. “Rata-rata memang yang datang ke saya adalah Hyundai Ioniq 5 dan Wuling Air ev,” ungkapnya.
Keuntungan mobil listrik, menurut Afung adalah kekedapan yang baik seperti di Ioniq 5 dan tidak ada suara mesin. Namun, menurutnya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat upgrade audio mobil listrik. Yang pertama, dampaknya jelas akan berpengaruh terhadap konsumsi baterai. “Tentunya, semakin banyak amplifier yang dipakai maka baterai juga semakin boros,” ungkapnya.
Kedua, adalah soal ukuran kabin. Mobil listrik seperti Wuling Air ev yang kabinnya kecil sulit untuk mendapatkan “staging”.
Lihat Juga :