Ogah Beralih ke Tenaga Listrik, Toyota Bikin Kantor Riset Mesin Hidrogen

Kamis, 02 Mei 2024 - 11:50 WIB
Pembangunan jaringan mikro yang tangguh telah dimulai termasuk sistem fotovoltaik surya berkekuatan 230 kW dan generator sel bahan bakar membran penukar proton (PEM) berkapasitas 1 MW.

Sel bahan bakar oksida padat (SOFC) 325 kW dan sistem energi baterai 500 kWh juga dibangun.

Microgrid dirancang untuk mendukung kebutuhan energi kampus Toyota dan memungkinkannya beroperasi tanpa jaringan utama dan diharapkan dapat beroperasi penuh pada tahun 2026.

Program penelitian dan pengembangan Toyota dalam teknologi sel bahan bakar hidrogen telah berjalan selama lebih dari 30 tahun.

Buktinya bisa dilihat pada Toyota Mirai, kendaraan angkut berat, sistem pembangkit energi dan masih banyak lagi.

Kampus Toyota di Gardena, California juga terlibat dalam upaya ini dan telah memulai sejumlah proyek sel bahan bakar listrik.

Misalnya saja divisi Fuel Cell Development (FCD) yang berperan penting dalam membantu pengembangan Mirai yang diluncurkan pada tahun 2015.

Mereka juga bekerja sama dengan mitra industri untuk membantu mengembangkan infrastruktur melalui pemerintahan California.

Pada tahun 2017 FCD memasang powertrain sel bahan bakar listrik pada truk dan kemudian mendorong proyek Fasilitas Pengangkutan Emisi Nol dan Hampir Nol (ZANZEFF).
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!