Apa Keunggulan Baterai Solid State Dibandingkan NCM dan LFP di Mobil Listrik?
Senin, 27 Mei 2024 - 19:41 WIB
Baterai solid-state memiliki potensi besar untuk merevolusi industri kendaraan listrik dan penyimpanan energi. Foto: ist
JAKARTA - Produsen mobil China SAIC Motor mengklaim bahwa mereka akan jadi salah satu pabrikan mobil pertama yang siap dengan baterai solid state untuk kendaraan listrik.
Pada 2026, SAIC yang menanungi MG motors dan Wuling Motors itu berharap bisa memasarkan baterai solid state secara massal untuk mobil listrik mereka. Dan ini punya arti penting. Sebab, baterai solid state dianggap sebagai kunci lebih banyak konsumen membeli mobil listrik.
Baterai solid state jauh lebih canggih dibandingkan Lithium Iron Phosphate (LFP) ataupun NCM (Nickel Manganese Cobalt).
Tahun depan, SAIC akan mulai membenamkan baterai semi-solid state di produk mobil listrik dan hybrid mereka. Disusul kemudian baterai solid state di 2026.
Pada 2026, SAIC yang menanungi MG motors dan Wuling Motors itu berharap bisa memasarkan baterai solid state secara massal untuk mobil listrik mereka. Dan ini punya arti penting. Sebab, baterai solid state dianggap sebagai kunci lebih banyak konsumen membeli mobil listrik.
Baterai solid state jauh lebih canggih dibandingkan Lithium Iron Phosphate (LFP) ataupun NCM (Nickel Manganese Cobalt).
Tahun depan, SAIC akan mulai membenamkan baterai semi-solid state di produk mobil listrik dan hybrid mereka. Disusul kemudian baterai solid state di 2026.
Lihat Juga :