Rumus PLN Bangun SPKLU, 1 Unit untuk 20 Mobil Listrik
Senin, 22 Juli 2024 - 11:00 WIB
PT PLN (Persero) punya hitung-hitungan sendiri untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Foto/Dok SINDOnews
JAKARTA - PT PLN (Persero) punya hitung-hitungan sendiri untuk membangun Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Mereka tidak membangunnya begitu saja, melainkan menunggu jumlah mobil listrik yang terjual.
"Kami membuat roadmap berapa banyak mobil yang proyeksinya 2034 bisa 30 ribu unit misalnya. Sedangkan angka kami 1 banding 20, jadi kalau ada 20 mobil listrik terjual kami baru pasang satu charging station," kata Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (19/8/2024).
Sebagai informasi, beberapa bulan lalu PLN sudah membangun 1.299 SPKLU yang tersebar di 879 titik di seluruh Indonesia yang beroperasi 24 jam. Pengisian daya tersebut juga ditawarkan dalam tiga jenis, yaitu CCS2 dan Chademo, serta AC yang bisa digunakan untuk motor.
Daya listrik yang disediakan pada SPKLU PLN, untuk AC Type 2 hanya berkisar 7-22 kW. Sedangkan pengisian daya cepat atau DC mukai dari 60 kW sampai yang tertinggi 200 kW untuk ultra-fast charging.
Baca Juga: Konsumsi Listrik di SPKLU PLN Naik Hampir 6 Kali Lipat, Masyarakat Makin Pede Pindah ke EV
Sehubungan dengan pembangunan SPKLU , PLN akan terus memantau perkembangan mobil listrik di Indonesia. Sehingga bisa mempercepat pembangunan SPKLU untuk mempermudah masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.
"Kami membuat roadmap berapa banyak mobil yang proyeksinya 2034 bisa 30 ribu unit misalnya. Sedangkan angka kami 1 banding 20, jadi kalau ada 20 mobil listrik terjual kami baru pasang satu charging station," kata Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Edi Srimulyanti di ICE BSD City, Tangerang, Jumat (19/8/2024).
Sebagai informasi, beberapa bulan lalu PLN sudah membangun 1.299 SPKLU yang tersebar di 879 titik di seluruh Indonesia yang beroperasi 24 jam. Pengisian daya tersebut juga ditawarkan dalam tiga jenis, yaitu CCS2 dan Chademo, serta AC yang bisa digunakan untuk motor.
Daya listrik yang disediakan pada SPKLU PLN, untuk AC Type 2 hanya berkisar 7-22 kW. Sedangkan pengisian daya cepat atau DC mukai dari 60 kW sampai yang tertinggi 200 kW untuk ultra-fast charging.
Baca Juga: Konsumsi Listrik di SPKLU PLN Naik Hampir 6 Kali Lipat, Masyarakat Makin Pede Pindah ke EV
Sehubungan dengan pembangunan SPKLU , PLN akan terus memantau perkembangan mobil listrik di Indonesia. Sehingga bisa mempercepat pembangunan SPKLU untuk mempermudah masyarakat yang menggunakan kendaraan listrik.
Lihat Juga :