Ini Alasan Mazda Indonesia Buka Diler di Ibu Kota Kalimantan Selatan Banjarbaru
Sabtu, 07 September 2024 - 18:55 WIB
Ricky menyebut bahwa Mazda pernah memiliki diler di kota Banjarmasin namun tutup pada 2017. Karena itu, pihaknya menilai unit in operation (UIO) dalam 10 tahun terakhir serta potensi penjualan Mazda di kawasan tersebut masih sangat besar.
”Kita selalu menyisir kota-kota yang potensial, disesuaikan dengan besaran investasi. Return of Investment (RoI) juga harus dipastikan profitable dan sustainable,” beber Ricky.
Baca Juga: Alasan Mazda Belum Jual Mobil Listrik di Indonesia
Ricky mengatakan bahwa konsumen Mazda adalah orang-orang yang ingin membuktikan dirinya dan menganggap penting gaya hidup. “Jadi, orang beli Mazda tidak hanya mempertimbangkan transportasi dari titik A ke titik B. Tapi, mereka juga menganggap penting desain, warna, serta gaya hidup,”bebernya.
”Kita selalu menyisir kota-kota yang potensial, disesuaikan dengan besaran investasi. Return of Investment (RoI) juga harus dipastikan profitable dan sustainable,” beber Ricky.
Baca Juga: Alasan Mazda Belum Jual Mobil Listrik di Indonesia
Ricky mengatakan bahwa konsumen Mazda adalah orang-orang yang ingin membuktikan dirinya dan menganggap penting gaya hidup. “Jadi, orang beli Mazda tidak hanya mempertimbangkan transportasi dari titik A ke titik B. Tapi, mereka juga menganggap penting desain, warna, serta gaya hidup,”bebernya.
(dan)
Lihat Juga :