Toyota Respons Klaim Mobil Bioetanol Tak Cocok di Indonesia
Kamis, 26 September 2024 - 19:18 WIB
Mobil listrik Toyota. FOTO/ DOK SINDOnews
JAKARTA - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman menyatakan bahan bakar bioetanol tidak ideal untuk diterapkan di Indonesia. Bahan baku yang masih impor menjadi salah satu faktor yang menyebabkan hal tersebut sulit direalisasikan.
BACA JUGA - Penjualan Mobil Astra Tembus 377.358 Unit, Toyota dan Lexus Terlaris
Mengenai hal tersebut, Toyota Indonesia buka suara terkait pihaknya yang ingin memberikan beragam pilihan mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, Toyota memproduksi beragam model mobil yang dapat menggunakan berbagai jenis bahan bakar ramah lingkungan.
"Kita dari Toyota menyiapkan segala bentuk teknologi untuk memerangi (emisi) karbon. Apapun teknologinya yang memerangi karbon, kita akan fokus ke sana," kata Resha Kusuma Atmaja, Deputi Manajer Umum Perencanaan Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) di Jakarta, belum lama ini.
BACA JUGA - Penjualan Mobil Astra Tembus 377.358 Unit, Toyota dan Lexus Terlaris
Mengenai hal tersebut, Toyota Indonesia buka suara terkait pihaknya yang ingin memberikan beragam pilihan mobilitas ramah lingkungan bagi masyarakat Indonesia. Oleh sebab itu, Toyota memproduksi beragam model mobil yang dapat menggunakan berbagai jenis bahan bakar ramah lingkungan.
"Kita dari Toyota menyiapkan segala bentuk teknologi untuk memerangi (emisi) karbon. Apapun teknologinya yang memerangi karbon, kita akan fokus ke sana," kata Resha Kusuma Atmaja, Deputi Manajer Umum Perencanaan Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) di Jakarta, belum lama ini.
Lihat Juga :