Neta Mulai Waswas Melawan Sesama Mobil Listrik China

Kamis, 26 September 2024 - 21:41 WIB
Konsultan AS AlixPartners memperkirakan pada bulan Juli bahwa hanya 19 dari 137 perusahaan kendaraan listrik Tiongkok pada tahun 2023 yang akan memperoleh keuntungan pada tahun 2030.

Selebihnya, kata dia, terpaksa menutup, melakukan konsolidasi, atau bersaing memperebutkan pangsa pasar yang kecil.

Dalam prediksi yang lebih buruk, Chairman Chery Automobile Yin Tongyue dan CEO Huawei Yu Chengdong mengatakan hanya sekitar lima merek kendaraan listrik Tiongkok yang akan ada dalam waktu dekat.

Saat ini, hanya beberapa produsen kendaraan listrik Tiongkok seperti BYD dan Li Auto yang memperoleh keuntungan.

Namun, Fang menegaskan bahwa semuanya belum hilang. “Di sektor kendaraan listrik, akan ada peningkatan permintaan pada pasar khusus, yang sulit dimonopoli oleh satu atau beberapa perusahaan,” katanya kepada Nikkei Asia.

“Sukses di satu level tidak menjamin kesuksesan di level berikutnya, dan kinerja buruk di satu level tidak berarti Anda akan kalah di level berikutnya.” tegas Fang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!