18 AION Angels Sihir Pengunjung IIMS 2025 dengan Live Streaming Otomotif ala China
Sabtu, 15 Februari 2025 - 22:23 WIB
AION Indonesia berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman digital yang lebih interaktif dan informatif bagi konsumen otomotif di Tanah Air. Foto: AION
JAKARTA - AION, merek kendaraan listrik global di bawah naungan GAC Group, menghadirkan inovasi live streaming yang sukses besar di China ke panggung Indonesia International Motor Show (IIMS) 2025.
Sebanyak 18 AION Angels diterjunkan untuk memikat pengunjung melalui live streaming yang interaktif dan dinamis. Langkah ini ternyata diterapkan juga di pameran otomotif di China, di mana live streaming telah menjadi kekuatan pendorong utama dalam transformasi digital, menciptakan pengalaman belanja, hiburan, dan edukasi yang lebih hidup.
“Di China, tren live streaming telah berkembang seiring dengan perubahan zaman dan menjadi jembatan yang efektif antara brand dan konsumen. Strategi ini kami perkenalkan juga di Indonesia dan menjadi yang pertama di dalam industri otomotif,” ujar Andry Ciu, CEO AION Indonesia.
“Kami percaya bahwa pendekatan ini tidak hanya relevan di pasar global, tetapi juga memiliki potensi besar di Indonesia karena semakin banyak konsumen yang mengandalkan pengalaman digital untuk memahami produk sebelum mengambil keputusan pembelian,” tambah Andy.
Sebanyak 18 AION Angels diterjunkan untuk memikat pengunjung melalui live streaming yang interaktif dan dinamis. Langkah ini ternyata diterapkan juga di pameran otomotif di China, di mana live streaming telah menjadi kekuatan pendorong utama dalam transformasi digital, menciptakan pengalaman belanja, hiburan, dan edukasi yang lebih hidup.
“Di China, tren live streaming telah berkembang seiring dengan perubahan zaman dan menjadi jembatan yang efektif antara brand dan konsumen. Strategi ini kami perkenalkan juga di Indonesia dan menjadi yang pertama di dalam industri otomotif,” ujar Andry Ciu, CEO AION Indonesia.
“Kami percaya bahwa pendekatan ini tidak hanya relevan di pasar global, tetapi juga memiliki potensi besar di Indonesia karena semakin banyak konsumen yang mengandalkan pengalaman digital untuk memahami produk sebelum mengambil keputusan pembelian,” tambah Andy.
Lihat Juga :