Korsel Bakal Ubah Semua Motor Bensin Jadi Listrik
Senin, 28 April 2025 - 20:11 WIB
Konversi motor bensin menjadi listrik dianggap solusi tepat, terutama setelah motor listrik baru disubsidi sejak 2018. Tapi adopsi belum sepenuhnya berjalan lancar. Pada 2023, kurang dari 8.200 sepeda motor listrik terdaftar, hanya 28,5 persen dari target awal pemerintah.
Hambatan utama adalah jarak tempuh motor listrik murah yang terbatas, hanya sekitar 64–80 km sekali cas. Sementara mereka dengan mobilitas tinggi, seperti kurir dan pengemudi ojek online menempuh lebih dari 100 km per hari. Sementara dengan jarak tempuh tinggi memiliki harga yang sangat mahal.
Beberapa perusahaan lokal seperti BlueWing Motors mulai aktif mengembangkan teknologi konversi, bahkan berkolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara. Di sisi lain, perusahaan baterai raksasa seperti LG Energy Solution tengah mempercepat solusi battery swapping untuk mendukung ekosistem ini.
Bukan berarti konversi motor bensin ke listrik tanpa tantangan. Distribusi berat, manajemen panas, dan standar keselamatan menjadi fokus penting, mengingat Korea Selatan dikenal memiliki regulasi kendaraan yang sangat ketat.
Pemerintah setempat juga sedang menyiap landasan hukum dan teknis agar proses konversi bisa aman saat diterapkan secara massal. Apabila sukses, program ini bukan hanya menurunkan emisi karbon, tapi juga memperpanjang umur kendaraan dan mengurangi limbah industri otomotif.
Hambatan utama adalah jarak tempuh motor listrik murah yang terbatas, hanya sekitar 64–80 km sekali cas. Sementara mereka dengan mobilitas tinggi, seperti kurir dan pengemudi ojek online menempuh lebih dari 100 km per hari. Sementara dengan jarak tempuh tinggi memiliki harga yang sangat mahal.
Beberapa perusahaan lokal seperti BlueWing Motors mulai aktif mengembangkan teknologi konversi, bahkan berkolaborasi dengan mitra di Asia Tenggara. Di sisi lain, perusahaan baterai raksasa seperti LG Energy Solution tengah mempercepat solusi battery swapping untuk mendukung ekosistem ini.
Bukan berarti konversi motor bensin ke listrik tanpa tantangan. Distribusi berat, manajemen panas, dan standar keselamatan menjadi fokus penting, mengingat Korea Selatan dikenal memiliki regulasi kendaraan yang sangat ketat.
Pemerintah setempat juga sedang menyiap landasan hukum dan teknis agar proses konversi bisa aman saat diterapkan secara massal. Apabila sukses, program ini bukan hanya menurunkan emisi karbon, tapi juga memperpanjang umur kendaraan dan mengurangi limbah industri otomotif.
(wbs)
Lihat Juga :