Tergerus Popularitas Mobil China, Pabrik Nissan di Wuhan Bakal Ditutup
Minggu, 04 Mei 2025 - 07:25 WIB
Menurut laporan Reuters, melonjaknya popularitas kendaraan listrik (EV) buatan lokal membuat perusahaan Jepang itu tertinggal, terutama dalam memenuhi selera konsumen di Tiongkok yang kini lebih condong ke merek lokal.
Sebelumnya, pada Juni tahun lalu, Nissan menutup satu lagi pabriknya di Changzhou yang berkapasitas produksi 130.000 unit per tahun.
Penutupan itu juga karena perubahan lanskap pasar yang makin menguntungkan produsen EV China dan menurunnya permintaan kendaraan impor.
Dalam upaya menyelamatkan perusahaan, Nissan tengah melaksanakan rencana restrukturisasi besar-besaran. Rencana itu meliputi pemangkasan 9.000 pekerjaan, penutupan sejumlah fasilitas produksi, dan pengurangan jajaran model.
Perusahaan itu juga tengah gencar mencari mitra strategis baru, termasuk kemungkinan kerja sama dengan raksasa teknologi Taiwan, Foxconn.
Sebelumnya, pada Juni tahun lalu, Nissan menutup satu lagi pabriknya di Changzhou yang berkapasitas produksi 130.000 unit per tahun.
Penutupan itu juga karena perubahan lanskap pasar yang makin menguntungkan produsen EV China dan menurunnya permintaan kendaraan impor.
Dalam upaya menyelamatkan perusahaan, Nissan tengah melaksanakan rencana restrukturisasi besar-besaran. Rencana itu meliputi pemangkasan 9.000 pekerjaan, penutupan sejumlah fasilitas produksi, dan pengurangan jajaran model.
Perusahaan itu juga tengah gencar mencari mitra strategis baru, termasuk kemungkinan kerja sama dengan raksasa teknologi Taiwan, Foxconn.
(wbs)
Lihat Juga :