Konsumen Mobil Jepang Mulai Beralih ke Merek China, Ini Penyebabnya
Selasa, 06 Mei 2025 - 13:55 WIB
Berbagai merek China seperti BYD, MG milik SAIC Motor Corp, Nio, GAC Motor, Li Auto, Geely, dan Chery menguasai lebih dari 53 persen pasar kendaraan listrik global.
Produsen kendaraan listrik China memang memperluas kehadiran mereka di Asia Tenggara, memanfaatkan meningkatnya permintaan kendaraan listrik dan berinvestasi pada fasilitas produksi untuk memperkuat posisi mereka.
Dalam tiga tahun terakhir, China telah menggandakan nilai ekspor baterai mobil listrik, dari USD8,59 miliar pada tahun 2021 menjadi USD34,13 miliar pada tahun 2023.
Dominasi China di pasar kendaraan listrik (EV) di Asia Tenggara dapat disebabkan oleh beberapa faktor utama:
Produsen mobil China, khususnya BYD, memasuki pasar Asia Tenggara lebih awal dan berinvestasi besar-besaran di fasilitas produksi lokal. Misalnya, produsen mobil Tiongkok telah berkomitmen lebih dari USD1,44 miliar untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik baru di Thailand.
Perusahaan kendaraan listrik China menggunakan teknologi canggih dan keunggulan biaya untuk mengungguli pesaing. Hal ini termasuk menawarkan pilihan kendaraan listrik yang lebih terjangkau dibandingkan merek Barat dan Asia lainnya.
Perusahaan China membentuk kemitraan distribusi dengan konglomerat lokal besar, memfasilitasi penetrasi pasar dan jaringan distribusi yang lebih luas.
Produsen kendaraan listrik China memang memperluas kehadiran mereka di Asia Tenggara, memanfaatkan meningkatnya permintaan kendaraan listrik dan berinvestasi pada fasilitas produksi untuk memperkuat posisi mereka.
Dalam tiga tahun terakhir, China telah menggandakan nilai ekspor baterai mobil listrik, dari USD8,59 miliar pada tahun 2021 menjadi USD34,13 miliar pada tahun 2023.
Dominasi China di pasar kendaraan listrik (EV) di Asia Tenggara dapat disebabkan oleh beberapa faktor utama:
Produsen mobil China, khususnya BYD, memasuki pasar Asia Tenggara lebih awal dan berinvestasi besar-besaran di fasilitas produksi lokal. Misalnya, produsen mobil Tiongkok telah berkomitmen lebih dari USD1,44 miliar untuk membangun fasilitas produksi kendaraan listrik baru di Thailand.
Perusahaan kendaraan listrik China menggunakan teknologi canggih dan keunggulan biaya untuk mengungguli pesaing. Hal ini termasuk menawarkan pilihan kendaraan listrik yang lebih terjangkau dibandingkan merek Barat dan Asia lainnya.
Perusahaan China membentuk kemitraan distribusi dengan konglomerat lokal besar, memfasilitasi penetrasi pasar dan jaringan distribusi yang lebih luas.
Lihat Juga :