Penjualan Motor di Indonesia Terjun Bebas pada April 2025
Selasa, 13 Mei 2025 - 11:08 WIB
Penjualan sepanjang April 2025 juga lebih rendah dibandingkan pencapaian tahun lalu yang mencatatkan angka 419.136 unit. Berbagai faktor menjadi penyebab menurunnya penjualan sepeda motor di Indonesia, salah satunya perilaku masyarakat yang berubah dengan memprioritaskan kebutuhan utama ketimbang membeli sepeda motor baru.
Mirisnya, bukan hanya penjualan sepeda motor secara domestik saja yang menurun, tapi ekspor utuh buatan Indonesia juga memperlihatkan tren negatif. Pada April 2025, ekspor motor CBU dari Indonesia hanya tercatat sebesar 38.254 unit. Padahal, tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan dengan mencatatkan ekspor 49.998 unit.
Sementara ekspor terurai atau completely knocked down (CKD) juga mengalami penurunan. Sebanyak 647.426 unit motor CKD dikirim keluar pada April 2025. Turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 662.285 unit. Total ekspor CKD asal Indonesia sepanjang Januari-April ditotal sudah mencapai 2.724.596 unit.
Data yang dirilis AISI saat ini tidak memperlihatkan segmen mana yang paling laris di Indonesia, begitu juga dengan permintaan ekspor. Tapi, pasar Indonesia saat ini dipenuhi oleh segmen matic karena kepraktisan yang ditawarkan. Pasar ekspor juga lebih menyukai motor-motor matic buatan Indonesia, meski peminat motor bebek juga cukup besar.
Tahun lalu, penjualan sepeda motor tembus 6.333.310 unit di tengah isu ekonomi yang sulit. Ini yang membuat AISI percaya diri tahun ini penjualan sepeda motor di Indonesia tembus sebesar 6,7 juta unit karena trennya yang cukup positif.
Mirisnya, bukan hanya penjualan sepeda motor secara domestik saja yang menurun, tapi ekspor utuh buatan Indonesia juga memperlihatkan tren negatif. Pada April 2025, ekspor motor CBU dari Indonesia hanya tercatat sebesar 38.254 unit. Padahal, tahun sebelumnya menunjukkan peningkatan dengan mencatatkan ekspor 49.998 unit.
Sementara ekspor terurai atau completely knocked down (CKD) juga mengalami penurunan. Sebanyak 647.426 unit motor CKD dikirim keluar pada April 2025. Turun dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 662.285 unit. Total ekspor CKD asal Indonesia sepanjang Januari-April ditotal sudah mencapai 2.724.596 unit.
Data yang dirilis AISI saat ini tidak memperlihatkan segmen mana yang paling laris di Indonesia, begitu juga dengan permintaan ekspor. Tapi, pasar Indonesia saat ini dipenuhi oleh segmen matic karena kepraktisan yang ditawarkan. Pasar ekspor juga lebih menyukai motor-motor matic buatan Indonesia, meski peminat motor bebek juga cukup besar.
Tahun lalu, penjualan sepeda motor tembus 6.333.310 unit di tengah isu ekonomi yang sulit. Ini yang membuat AISI percaya diri tahun ini penjualan sepeda motor di Indonesia tembus sebesar 6,7 juta unit karena trennya yang cukup positif.
(wbs)
Lihat Juga :