Carlos Ghosn Ungkap Penyebab Utama Gagalnya Nissan Dekati Honda
Kamis, 15 Mei 2025 - 06:03 WIB
Dalam wawancara sebelumnya dengan Automotive News, Ghosn menyatakan bahwa Honda sebenarnya berencana untuk mengambil alih Nissan dengan cara yang halus, bukan membentuk kemitraan yang setara.
Pernyataannya didasarkan pada fakta bahwa ketika negosiasi berakhir, Honda sendiri mengakui bahwa mereka tidak ingin melakukan merger secara setara.
Sebaliknya, mereka mengusulkan struktur baru di mana Honda akan menjadi perusahaan induk sementara Nissan akan menjadi anak perusahaan melalui pertukaran saham. Ini bertentangan dengan rencana sebelumnya untuk mendirikan perusahaan induk bersama di mana kedua belah pihak akan berbagi kendali.
Ghosn menggambarkan langkah tersebut sebagai bukti bahwa Nissan sekarang "berubah haluan." Dia juga tidak merahasiakan kekecewaannya dengan aliansi yang ada dengan Renault, yang dia gambarkan sebagai "kecil dan rapuh."
Dengan nada sinis, dia menambahkan: "Nissan sekarang telah menjadi perusahaan yang membosankan dan biasa-biasa saja."
Pernyataannya didasarkan pada fakta bahwa ketika negosiasi berakhir, Honda sendiri mengakui bahwa mereka tidak ingin melakukan merger secara setara.
Sebaliknya, mereka mengusulkan struktur baru di mana Honda akan menjadi perusahaan induk sementara Nissan akan menjadi anak perusahaan melalui pertukaran saham. Ini bertentangan dengan rencana sebelumnya untuk mendirikan perusahaan induk bersama di mana kedua belah pihak akan berbagi kendali.
Ghosn menggambarkan langkah tersebut sebagai bukti bahwa Nissan sekarang "berubah haluan." Dia juga tidak merahasiakan kekecewaannya dengan aliansi yang ada dengan Renault, yang dia gambarkan sebagai "kecil dan rapuh."
Dengan nada sinis, dia menambahkan: "Nissan sekarang telah menjadi perusahaan yang membosankan dan biasa-biasa saja."
(wbs)
Lihat Juga :