Duel di Bawah Kap Mesin! Suzuki Fronx Tawarkan Mesin Beringas atau Irit, Mana yang Pas untuk Anda?
Sabtu, 31 Mei 2025 - 10:40 WIB
- Menginginkan harga yang lebih terjangkau, seperti pada varian GL.
2. Mesin K15C: Sang 'Hybrid Cerdas' yang Efisien
Mesin K15C, yang digunakan pada Fronx tipe GX dan SGX, meskipun memiliki tenaga sedikit lebih kecil dibanding K15B, namun menjadi bintang dalam hal efisiensi dan teknologi. Mesin ini juga digunakan pada Suzuki Grand Vitara.
Rasio Kompresi: Lebih tinggi, yakni 12:1.
Output: 74 kW atau 100,6 Tk pada 6.000 rpm.
Torsi: 135 Nm pada 4.400 rpm.
Teknologi Unggul: Dilengkapi sistem Dualjet Injection yang diklaim lebih hemat bahan bakar karena menghasilkan pengabutan yang lebih presisi dibandingkan MPFI.
Teknologi Mild Hybrid (SHVS): Ini adalah pembeda utama. Mesin K15C dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.
Fungsi ISG: Memiliki fungsi ganda sebagai alternator dan motor listrik, memberikan dorongan tenaga saat dibutuhkan sekaligus mengurangi beban kerja mesin.
Baterai lithium-ion: Berfungsi menyimpan energi yang dihasilkan ISG, yang kemudian digunakan untuk mendukung akselerasi.
Regenerasi Pengereman: Teknologi SHVS juga dilengkapi fitur regenerasi pengereman, di mana saat kendaraan melambat atau mengerem, ISG bertindak sebagai generator untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik, yang disimpan di baterai.
Tiga Fungsi Utama SHVS: Acceleration Assist, Regenerative Braking, Engine Auto Stop. Kombinasi ini meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.
Transmisi: Tenaga dari mesin K15C disalurkan ke roda melalui dua pilihan transmisi: manual dan matik 6-percepatan, berbeda dari K15B yang hanya tersedia dalam versi AT 4-percepatan.
2. Mesin K15C: Sang 'Hybrid Cerdas' yang Efisien
Mesin K15C, yang digunakan pada Fronx tipe GX dan SGX, meskipun memiliki tenaga sedikit lebih kecil dibanding K15B, namun menjadi bintang dalam hal efisiensi dan teknologi. Mesin ini juga digunakan pada Suzuki Grand Vitara.Rasio Kompresi: Lebih tinggi, yakni 12:1.
Output: 74 kW atau 100,6 Tk pada 6.000 rpm.
Torsi: 135 Nm pada 4.400 rpm.
Teknologi Unggul: Dilengkapi sistem Dualjet Injection yang diklaim lebih hemat bahan bakar karena menghasilkan pengabutan yang lebih presisi dibandingkan MPFI.
Teknologi Mild Hybrid (SHVS): Ini adalah pembeda utama. Mesin K15C dilengkapi teknologi Smart Hybrid Vehicle by Suzuki (SHVS), yang menggabungkan mesin pembakaran internal dengan Integrated Starter Generator (ISG) dan baterai lithium-ion.
Fungsi ISG: Memiliki fungsi ganda sebagai alternator dan motor listrik, memberikan dorongan tenaga saat dibutuhkan sekaligus mengurangi beban kerja mesin.
Baterai lithium-ion: Berfungsi menyimpan energi yang dihasilkan ISG, yang kemudian digunakan untuk mendukung akselerasi.
Regenerasi Pengereman: Teknologi SHVS juga dilengkapi fitur regenerasi pengereman, di mana saat kendaraan melambat atau mengerem, ISG bertindak sebagai generator untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik, yang disimpan di baterai.
Tiga Fungsi Utama SHVS: Acceleration Assist, Regenerative Braking, Engine Auto Stop. Kombinasi ini meningkatkan efisiensi bahan bakar tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara.
Transmisi: Tenaga dari mesin K15C disalurkan ke roda melalui dua pilihan transmisi: manual dan matik 6-percepatan, berbeda dari K15B yang hanya tersedia dalam versi AT 4-percepatan.
K15C ini cocok untuk konsumen:
- Yang mengutamakan efisiensi bahan bakar dan penghematan biaya operasional jangka panjang.Lihat Juga :