Setelah Recoki Huawei, Trump Siap Bunuh DJI: Drone China Dilarang Dijual di Amerika!
Selasa, 03 Juni 2025 - 15:13 WIB
Amerika Serikat memang memiliki produsen drone domestik sendiri, seperti Skydio yang berbasis di Silicon Valley. Namun, meskipun DJI tidak mengungkapkan angka penjualannya secara publik, penjualan DJI jelas jauh melampaui Skydio. Ini menunjukkan betapa besarnya pangsa pasar yang dikuasai DJI di AS selama ini.
Meskipun para penggemar fotografi yang menggunakan drone seperti DJI Mini 4 Pro kemungkinan besar tidak akan senang dengan langkah ini, Lisa Ellman, co-founder dan CEO Commercial Drone Alliance, mengatakan kepada The Washington Post bahwa peraturan baru tersebut dapat memberikan dorongan besar bagi industri drone AS. Ia menambahkan bahwa organisasinya telah melobi "kepemimpinan AS untuk waktu yang sangat lama" demi terwujudnya kebijakan ini.
Penambahan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran terkait keamanan nasional dan secara efektif melarang perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS untuk mengekspor teknologi kepada mereka. Sejak saat itu, DJI telah terlibat dalam pertempuran hukum yang sengit dengan AS terkait masuknya mereka ke dalam daftar tersebut.
Bahkan, militer AS telah dilarang menggunakan drone China sejak 2018. Larangan ini kemudian diikuti oleh kepolisian di beberapa negara bagian seperti Florida, Mississippi, dan Tennessee, yang juga menghentikan penggunaan drone buatan China.
Meskipun para penggemar fotografi yang menggunakan drone seperti DJI Mini 4 Pro kemungkinan besar tidak akan senang dengan langkah ini, Lisa Ellman, co-founder dan CEO Commercial Drone Alliance, mengatakan kepada The Washington Post bahwa peraturan baru tersebut dapat memberikan dorongan besar bagi industri drone AS. Ia menambahkan bahwa organisasinya telah melobi "kepemimpinan AS untuk waktu yang sangat lama" demi terwujudnya kebijakan ini.
Perjalanan Penuh Duri Menuju Larangan Total: Jejak Kecurigaan AS
Rumor tentang potensi larangan drone China sebenarnya sudah berembus cukup lama, menciptakan ketegangan yang terus memuncak. Pada 2022, Departemen Keuangan AS telah menambahkan DJI dan tujuh perusahaan China lainnya ke dalam daftar Kompleks Industri Militer China.Penambahan ini mengindikasikan adanya kekhawatiran terkait keamanan nasional dan secara efektif melarang perusahaan-perusahaan yang berbasis di AS untuk mengekspor teknologi kepada mereka. Sejak saat itu, DJI telah terlibat dalam pertempuran hukum yang sengit dengan AS terkait masuknya mereka ke dalam daftar tersebut.
Bahkan, militer AS telah dilarang menggunakan drone China sejak 2018. Larangan ini kemudian diikuti oleh kepolisian di beberapa negara bagian seperti Florida, Mississippi, dan Tennessee, yang juga menghentikan penggunaan drone buatan China.
Lihat Juga :