Geely Gandeng Voltron Bangun SPKLU: Langkah Strategis atau Sekadar Pemanis di Jaringan Diler Terbatas?

Jum'at, 06 Juni 2025 - 13:42 WIB
Namun, di balik narasi "kenyamanan" ini, ada sebuah realitas yang perlu dicermati. Saat ini, Geely baru mengoperasikan 6 diler resmi di seluruh Indonesia. Artinya, penambahan SPKLU ini baru akan tersedia di enam titik. Apakah enam stasiun pengisian daya ini cukup untuk disebut sebagai langkah nyata membangun "ekosistem" berskala nasional?

Pihak Voltron sendiri menyambut kolaborasi ini dengan penuh optimisme. "Kami sangat antusias dapat berkolaborasi dengan Geely Auto Indonesia untuk memperluas jaringan charging station Voltron. Bersama Geely, kami ingin mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik demi masa depan yang lebih hijau," kata Abdul Rahmah Elly, CEO Voltron Indonesia.

Tentu, setiap penambahan infrastruktur adalah kabar baik dalam upaya mencapai target Net Zero Emission pada 2060. Namun, langkah Geely ini lebih terlihat sebagai sebuah keharusan bisnis ketimbang filantropi lingkungan. Sulit membayangkan konsumen mau membeli mobil listrik jika mereka bahkan tidak bisa mengisi daya dengan mudah di diler tempat mereka membeli.

Kemitraan ini adalah langkah bertahan hidup yang cerdas dari Geely. Tapi menyebutnya sebagai kontribusi masif untuk program percepatan EV nasional mungkin masih terlalu dini. Ini adalah fondasi awal yang mutlak diperlukan, bukan sebuah terobosan. Pertanyaan besarnya kini adalah, seberapa cepat Geely dan Voltron mampu berekspansi di luar zona nyaman diler mereka sendiri untuk benar-benar membangun ekosistem yang bisa diandalkan oleh masyarakatluas?
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!