Perang Melawan ODOL: Pengusaha Baik Merasa Dikhianati, Tuntut Insentif Bukan Sekadar Janji Manis
Senin, 09 Juni 2025 - 21:14 WIB
Namun, ia juga melontarkan kritik pedas. Menurutnya, kebijakan yang semata-mata mengedepankan sanksi akan sulit diterima oleh industri yang selama ini sudah beroperasi dengan margin keuntungan yang tipis.
"Di sinilah pentingnya menerapkan pendekatan yang adil. Pemberian sanksi bagi pelanggar, dan pemberian insentif bagi mereka yang patuh terhadap regulasi," tutur Akbar.
Namun, apa yang mereka dapatkan dari kepatuhan dan investasi besar tersebut?
"Sayangnya, kepatuhan seperti ini belum sepenuhnya dihargai secara nyata dan layak," ungkap Akbar dengan nada kecewa. "Sejauh ini, apresiasi yang diberikan masih bersifat verbal dan belum disertai bentuk insentif konkret yang dapat meringankan beban atau mendukung kelangsungan usaha mereka."
"Di sinilah pentingnya menerapkan pendekatan yang adil. Pemberian sanksi bagi pelanggar, dan pemberian insentif bagi mereka yang patuh terhadap regulasi," tutur Akbar.
Pengorbanan yang Tak Dianggap
Akbar menyoroti sebuah fakta yang sering luput dari perhatian publik dan pembuat kebijakan. Banyak pengusaha angkutan yang sebenarnya telah berkorban besar untuk mengikuti aturan. Mereka telah mengeluarkan biaya yang tidak sedikit untuk mengganti karoseri, mengurangi muatan, bahkan membeli unit armada baru yang sesuai standar.Namun, apa yang mereka dapatkan dari kepatuhan dan investasi besar tersebut?
"Sayangnya, kepatuhan seperti ini belum sepenuhnya dihargai secara nyata dan layak," ungkap Akbar dengan nada kecewa. "Sejauh ini, apresiasi yang diberikan masih bersifat verbal dan belum disertai bentuk insentif konkret yang dapat meringankan beban atau mendukung kelangsungan usaha mereka."
Lihat Juga :