Nekat atau Jenius? Chery Rendam Baterainya di Laut Ancol 48 Jam Demi Taklukkan Hati Indonesia.

Rabu, 18 Juni 2025 - 17:56 WIB
"Chery sangat memahami kekhawatiran konsumen terkait durabilitas dan keamanan baterai pada kendaraan hybrid, terutama dalam kondisi ekstrem seperti banjir," tutur Rifkie Setiawan, Head of Brand Department PT Chery Sales Indonesia.

"Dengan memilih Indonesia sebagai lokasi pengujian perendaman air laut selama 48 jam tanpa henti, kami ingin menunjukkan secara transparan bahwa teknologi CSH telah dirancang dengan standar keselamatan tertinggi. Ini adalah wujud komitmen kami bahwa 'keselamatan adalah kemewahan sejati'."

Pernyataan ini adalah jawaban telak atas pertanyaan "bagaimana jika mobil saya terendam banjir?". Chery tidak hanya menjawab dengan brosur, tetapi dengan sebuah demonstrasi langsung.

Di Balik Pertunjukan, Ada Teknologi 'Benteng Pertahanan'

Namun, di balik pertunjukan spektakuler ini, tentu muncul pertanyaan kritis: bagaimana mungkin sebuah baterai bisa bertahan dari "siksaan" air laut?

Keberanian Chery ini bukan tanpa dasar. Mereka bertaruh pada "benteng pertahanan" berlapis yang melindungi baterai Lithium Iron Phosphate (Li-Po) berkapasitas 18,3 kWh milik mereka.

Sertifikasi IP68: Ini adalah jaminan standar internasional bahwa baterai ini tahan terhadap debu dan mampu direndam dalam air.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!