Pabrik Mobil Listrik Xiaomi & Nio Kini Jadi Wisata Terpanas di China, Tiketnya Lebih Susah dari Konser BlackPink!
Jum'at, 27 Juni 2025 - 09:38 WIB
“Pabriknya sangat besar dengan segelintir pekerja. Saat saya berdiri di sana, yang terlihat hanyalah lengan-lengan robot yang bekerja. Mereka semua menjalankan program yang telah diatur—mengambil suku cadang dari satu tempat dan mengantarkannya ke tempat lain, semuanya dengan sangat teratur,” kata Yuanyuan, seorang warga Beijing yang membawa putrinya yang berusia 13 tahun dalam tur tersebut.
Namun, di balik kekaguman itu, terselip sebuah refleksi yang tajam dari generasi penerus. Yuanyuan mengenang ucapan putrinya setelah tur berakhir: “Aku harus belajar lebih giat, kalau tidak, di masa depan aku tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan. Semuanya akan dikerjakan oleh robot.”
Komentar polos itu menyentuh inti dari revolusi industri yang sedang berlangsung: sebuah pertunjukan teknologi yang memukau sekaligus menjadi pengingat akan masa depan pasar kerja yang kian menantang.
Pengalaman yang ditawarkan pun lebih dari sekadar melihat-lihat. Setelah mengamati robot bekerja dari balik perisai kaca, para pengunjung diajak ke sirkuit balap. Di sana, seorang pembalap profesional akan mendemonstrasikan bagaimana mobil SU7 dapat melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam hitungan detik.
“Rasanya luar biasa—lepas landasnya sangat cepat, dengan tendangan instan,” tutur Zhao.
Ini adalah strategi brilian: mengubah pabrik menjadi teater teknologi, dan mengubah test drive menjadi sebuah atraksi theme park.
Namun, di balik kekaguman itu, terselip sebuah refleksi yang tajam dari generasi penerus. Yuanyuan mengenang ucapan putrinya setelah tur berakhir: “Aku harus belajar lebih giat, kalau tidak, di masa depan aku tidak akan bisa mendapatkan pekerjaan. Semuanya akan dikerjakan oleh robot.”
Komentar polos itu menyentuh inti dari revolusi industri yang sedang berlangsung: sebuah pertunjukan teknologi yang memukau sekaligus menjadi pengingat akan masa depan pasar kerja yang kian menantang.
Dari Pengagum CEO Hingga Pengalaman Sirkuit Balap
Daya tarik tur ini diperkuat oleh faktor kultus individu. Zhao Mingfei, seorang warga Beijing, mengaku pertama kali mengetahui tentang tur ini dari siaran langsung pendiri Xiaomi, Lei Jun, yang karismanya telah mengubahnya menjadi seorang selebriti di China. Zhao, seorang penggemar berat sang CEO, mencoba peruntungannya dan berhasil. Ia adalah satu dari 60 orang yang beruntung, dipilih dari lebih dari 7.000 pendaftar pada bulan Februari.Pengalaman yang ditawarkan pun lebih dari sekadar melihat-lihat. Setelah mengamati robot bekerja dari balik perisai kaca, para pengunjung diajak ke sirkuit balap. Di sana, seorang pembalap profesional akan mendemonstrasikan bagaimana mobil SU7 dapat melesat dari 0 hingga 100 km/jam hanya dalam hitungan detik.
“Rasanya luar biasa—lepas landasnya sangat cepat, dengan tendangan instan,” tutur Zhao.
Ini adalah strategi brilian: mengubah pabrik menjadi teater teknologi, dan mengubah test drive menjadi sebuah atraksi theme park.
Lihat Juga :