Perang Harga Terselubung: Jebakan Manis Mobil China yang Bikin Resale Value Hancur!
Jum'at, 27 Juni 2025 - 11:54 WIB
“Kita bukan mau cari perang harga. Itu tanggung jawab kita membuat produk terbaik bisa dinikmati lebih banyak orang," dalih Zeng Shuo, Vice President PT Chery Sales Indonesia (CSI), saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (25/6/2025).
Menurut Chery, penurunan harga ini dimungkinkan karena efisiensi produksi, di mana satu platform bisa berbagi hingga 70% komponen untuk model yang berbeda. Namun, logika pasar berbicara lain.
Jebakan di Balik Euforia Harga Murah
Bayangkan skenario ini: Anda membeli mobil A seharga Rp 400 juta. Setahun kemudian, pabrikan merilis mobil A versi terbaru dengan fitur lebih melimpah, namun harganya dipangkas menjadi Rp 340 juta.
Seketika, nilai mobil Anda di pasar mobil bekas terjun bebas. Siapa yang mau membeli mobil bekas Anda dengan harga mendekati Rp400 juta jika versi baru yang lebih baik bisa didapat dengan harga jauh lebih murah?
Inilah "jebakan" yang kini menghantui para pemilik mobil dari merek-merek yang menerapkan strategi ini. Apa yang awalnya terasa seperti keuntungan—mendapatkan mobil canggih dengan harga kompetitif—berubah menjadi kerugian saat tiba waktunya untuk menjual kembali.
Menurut Chery, penurunan harga ini dimungkinkan karena efisiensi produksi, di mana satu platform bisa berbagi hingga 70% komponen untuk model yang berbeda. Namun, logika pasar berbicara lain.
Jebakan di Balik Euforia Harga Murah
Bayangkan skenario ini: Anda membeli mobil A seharga Rp 400 juta. Setahun kemudian, pabrikan merilis mobil A versi terbaru dengan fitur lebih melimpah, namun harganya dipangkas menjadi Rp 340 juta.Seketika, nilai mobil Anda di pasar mobil bekas terjun bebas. Siapa yang mau membeli mobil bekas Anda dengan harga mendekati Rp400 juta jika versi baru yang lebih baik bisa didapat dengan harga jauh lebih murah?
Inilah "jebakan" yang kini menghantui para pemilik mobil dari merek-merek yang menerapkan strategi ini. Apa yang awalnya terasa seperti keuntungan—mendapatkan mobil canggih dengan harga kompetitif—berubah menjadi kerugian saat tiba waktunya untuk menjual kembali.
Lihat Juga :