Bukan Tesla, Honda Tantang SpaceX lewat Roket Daur Ulang

Sabtu, 28 Juni 2025 - 17:30 WIB
Keberhasilan ini adalah sebuah demonstrasi kekuatan rekayasa yang luar biasa, membuktikan bahwa keahlian Honda dalam menciptakan mesin presisi di darat kini siap mereka bawa ke luar angkasa.

Bukan Lagi Hanya Milik Elon Musk

Selama bertahun-tahun, teknologi roket daur ulang seolah menjadi monopoli SpaceX dengan Falcon 9-nya. Namun, Honda kini datang untuk mendobrak dominasi tersebut. Meskipun CEO Global Honda, Toshihiro Mibe, menyampaikannya dengan diplomatis, pesan di baliknya sangat jelas.

"Penelitian roket ini memanfaatkan kekuatan teknologi yang sudah kami miliki," ujarnya, sebuah pernyataan yang bisa diartikan sebagai: "Kami membawa semua kekuatan rekayasa otomotif kami ke arena ini."

Langkah Honda ini adalah bagian dari sebuah tren yang lebih besar. Pemerintah Jepang secara agresif mendorong industri luar angkasa negaranya, menggelontorkan subsidi besar untuk perusahaan swasta. Raksasa otomotif lain seperti Toyota juga telah memasuki arena, dengan ambisi untuk memajukan produksi massal kendaraan peluncur.

Perlombaan ini bukan lagi hanya tentang gengsi nasional, tetapi juga tentang kue ekonomi luar angkasa yang nilainya diprediksi mencapai lebih dari USD55 miliar pada awal 2030-an.

Visi 2029: Langkah Pertama Menuju Bintang

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!