Dari Cimahi ke Panggung Dunia: Kisah Fin Komodo, Banteng Besi Asli Indonesia yang Guncang Konferensi Teknologi di China

Sabtu, 13 September 2025 - 11:52 WIB
Di balik pencapaian monumental ini, berdiri seorang tokoh veteran dalam dunia rekayasa Indonesia: Ibnu Susilo.

Lulusan Teknik Mesin ITS ini bukanlah nama baru. Jejak karyanya terukir dalam proyek-proyek legendaris kebanggaan nasional, mulai dari pesawat N-250 yang ikonik hingga desain Mobil Nasional Maleo.

Kehadiran beliau di Shenyang bukan sekadar sebagai CEO PT Fin Komodo Teknologi, melainkan sebagai maestro yang membawa mahakaryanya untuk dipertontonkan kepada dunia. Beliau menegaskan bahwa Fin Komodo adalah bukti nyata dari visi yang panjang.

Lahir dari Rahim Pertiwi

Fin Komodo bukanlah produk yang meniru desain luar. Ia adalah jawaban yang lahir dari riset mendalam terhadap kebutuhan dan tantangan nyata di bumi pertiwi. Mobil tersebut dirancang untuk menjadi "kaki" yang andal di medan-medan tersulit Indonesia—dari jalanan terjal di pedesaan, jalur berlumpur di perkebunan, hingga kontur geografis kepulauan yang menantang.

"Fin Komodo bukan hanya sebuah kendaraan," seolah begitu pesan yang disampaikan Ibnu Susilo kepada audiens internasional. "Ini adalah simbol dari kreativitas, ketangguhan, dan keberanian bangsa kami untuk melahirkan sebuah produk teknologi yang menjawab kebutuhan nyata, dengan kualitas yang siap diadu di tingkat global."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!