Sang Legenda Terlahir Kembali: Ferrari Rilis 849 Testarossa, Monster Hybrid 1050 Tenaga Kuda
Rabu, 17 September 2025 - 18:46 WIB
Arsitekturnya adalah keajaiban rekayasa yang terinspirasi F1. Satu motor listrik (dikenal sebagai MGU-K) diposisikan di belakang untuk membantu mesin bensin, sementara dua motor lainnya diletakkan di as roda depan.
Konfigurasi ini tidak hanya menciptakan sistem penggerak empat roda (on-demand 4WD) cerdas, tetapi juga memungkinkan torque vectoring presisi untuk traksi maksimal saat melesat keluar dari tikungan.
Dalam mode listrik murni (eDrive), baterai lithium-ion 7,45 kWh mampu membawanya sejauh 25 km tanpa setetes pun bensin.
Sistem elektronik mobil ini kini dilengkapi dengan ABS Evo dan sebuah sistem estimator baru bernama FIVE.
Teknologi ini secara esensial menciptakan "kembaran digital" dari mobil secara real-time, yang mampu memprediksi perilaku mobil dengan akurasi luar biasa, membuat semua sistem kontrol traksi dan pengereman bekerja lebih presisi dari sebelumnya.
Ferrari juga merombak total sistem suspensi dan pengereman, serta melakukan diet ketat pada berbagai komponen. Hasilnya, meskipun ada penambahan komponen baru yang seharusnya menambah bobot lebih dari 20 kg, bobot total 849 Testarossa tetap sama dengan SF90 Stradale, memberikannya rasio tenaga-ke-berat terbaik yang pernah ada untuk model produksi Ferrari.
Konfigurasi ini tidak hanya menciptakan sistem penggerak empat roda (on-demand 4WD) cerdas, tetapi juga memungkinkan torque vectoring presisi untuk traksi maksimal saat melesat keluar dari tikungan.
Dalam mode listrik murni (eDrive), baterai lithium-ion 7,45 kWh mampu membawanya sejauh 25 km tanpa setetes pun bensin.
Otak Cerdas dan Otot Kawat: Dinamika Berkendara
Namun, tenaga sebesar itu tidak ada artinya tanpa kendali. Di sinilah Ferrari menyematkan "otak" tercanggihnya.Sistem elektronik mobil ini kini dilengkapi dengan ABS Evo dan sebuah sistem estimator baru bernama FIVE.
Teknologi ini secara esensial menciptakan "kembaran digital" dari mobil secara real-time, yang mampu memprediksi perilaku mobil dengan akurasi luar biasa, membuat semua sistem kontrol traksi dan pengereman bekerja lebih presisi dari sebelumnya.
Ferrari juga merombak total sistem suspensi dan pengereman, serta melakukan diet ketat pada berbagai komponen. Hasilnya, meskipun ada penambahan komponen baru yang seharusnya menambah bobot lebih dari 20 kg, bobot total 849 Testarossa tetap sama dengan SF90 Stradale, memberikannya rasio tenaga-ke-berat terbaik yang pernah ada untuk model produksi Ferrari.
Lihat Juga :