Parade Mobil Gila di IMX 2025: Hilux Rangga 300 PS Fitra Eri hingga Aventador Sultan Raffi Ahmad
Senin, 13 Oktober 2025 - 17:52 WIB
“Kami menunjukkan bahwa sebuah Toyota Hilux Rangga itu bukan hanya mobil pekerja, tetapi seperti mobil hobi,” ujar Fitra Eri. Dilengkapi air suspension dan big brake kit dari AP Racing, mobil ini siap diuji di Sirkuit Mandalika pada November 2025, kritik telak bagi mereka yang meremehkan potensi mobil niaga.
3. Ford Mustang 'Reinkarnasi' Rifat Sungkar: Jawaban Kritis untuk Regulasi
Ini bukan sekadar mobil, tapi pernyataan politik di dunia otomotif. Rifat Sungkar menciptakan ulang Ford Mustang klasik dari basis mobil donor BMW E34. Mengapa? Karena wheelbase-nya nyaris identik, syarat teknis krusial. Proyek ini menjadi lokomotif untuk penerapan PP 45 yang selama ini diperjuangkan IMI Mobility, memberikan payung hukum bagi para builder restomod.
“Mobil saya ini adalah contoh konkret dari ubahan donor E34 BMW menjadi Ford Mustang,” ungkap Rifat. Dikerjakan 100% oleh bengkel lokal seperti Dyna Works dan AHT Garage, mobil ini adalah karya seni rekayasa sekaligus sebuah manuver cerdas untuk mendorong kemajuan regulasi industri.
4. Mazda MX-5 “Toraja Roadster”: Perkawinan Seni Budaya dan Otomotif
Di tengah deru mesin, Plan Paint Indonesia dan seniman Freeflow Kustom menghadirkan sebuah oase budaya. Mazda MX-5 ini dilukis dengan filosofi dan motif Toraja, menggunakan kombinasi warna Candy Blackgold dan Turquoise yang magis. Ini bukan sekadar modifikasi, melainkan kanvas berjalan yang membuktikan bahwa identitas budaya Indonesia bisa tampil elegan di atas platform JDM modern.
“Kami ingin menghadirkan karya yang tidak hanya indah, tapi juga memiliki jiwa budaya dan teknik tinggi,” ujar Fahmi Freeflow.
3. Ford Mustang 'Reinkarnasi' Rifat Sungkar: Jawaban Kritis untuk Regulasi
Ini bukan sekadar mobil, tapi pernyataan politik di dunia otomotif. Rifat Sungkar menciptakan ulang Ford Mustang klasik dari basis mobil donor BMW E34. Mengapa? Karena wheelbase-nya nyaris identik, syarat teknis krusial. Proyek ini menjadi lokomotif untuk penerapan PP 45 yang selama ini diperjuangkan IMI Mobility, memberikan payung hukum bagi para builder restomod.“Mobil saya ini adalah contoh konkret dari ubahan donor E34 BMW menjadi Ford Mustang,” ungkap Rifat. Dikerjakan 100% oleh bengkel lokal seperti Dyna Works dan AHT Garage, mobil ini adalah karya seni rekayasa sekaligus sebuah manuver cerdas untuk mendorong kemajuan regulasi industri.
4. Mazda MX-5 “Toraja Roadster”: Perkawinan Seni Budaya dan Otomotif
Di tengah deru mesin, Plan Paint Indonesia dan seniman Freeflow Kustom menghadirkan sebuah oase budaya. Mazda MX-5 ini dilukis dengan filosofi dan motif Toraja, menggunakan kombinasi warna Candy Blackgold dan Turquoise yang magis. Ini bukan sekadar modifikasi, melainkan kanvas berjalan yang membuktikan bahwa identitas budaya Indonesia bisa tampil elegan di atas platform JDM modern.“Kami ingin menghadirkan karya yang tidak hanya indah, tapi juga memiliki jiwa budaya dan teknik tinggi,” ujar Fahmi Freeflow.
5. Nissan Skyline R32 'World Premiere' Smoky Nagata: Legenda JDM Lahir di Indonesia
Kazuhiko “Smoky” Nagata, legenda hidup dari Top Secret Japan, memilih IMX 2025 sebagai panggung World Premiere untuk Nissan Skyline R32 terbarunya. Ya, mobil ini tampil perdana di Indonesia, bahkan sebelum di Jepang.Lihat Juga :