Hegemoni Jepang Runtuh, BYD Atto 1 Rebut Mahkota Penjualan Mobil Nasional
Jum'at, 12 Desember 2025 - 12:30 WIB
Di segmen LCGC dan entry level, Toyota Calya menempati posisi enam dengan 3.122 unit, diikuti Toyota Rush yang terjual 2.597 unit. Daihatsu Gran Max (blind van dan minibus) menyusul dengan 2.569 unit.
Yang menarik adalah tergerusnya posisi Honda Brio. Mobil mungil yang tahun-tahun sebelumnya kerap menjadi juara satu, kini terlempar keluar dari sepuluh besar, mendarat di posisi sebelas dengan hanya 1.839 unit.
Posisinya disalip oleh Mitsubishi Xpander (termasuk Cross) di angka 2.147 unit dan Daihatsu Sigra dengan 2.105 unit.
Pemain baru juga mulai unjuk gigi. Mitsubishi Destinator berhasil mencuri perhatian di posisi dua belas dengan 1.814 unit, sementara Suzuki Fronx mengamankan posisi enam belas dengan 1.412 unit, bersaing ketat dengan Toyota Fortuner di angka yang sama.
Sisa daftar 20 besar diisi oleh Toyota Hilux pikap (1.534 unit), Toyota Agya (1.416 unit), legenda tua Mitsubishi L300 (1.411 unit), Daihatsu Terios (979 unit), Mitsubishi Pajero Sport (912 unit), dan Honda HR-V yang menutup daftar dengan 609 unit.
Jika raksasa Jepang tidak segera merespons dengan produk EV yang affordable dan relevan, daftar terlaris di tahun 2026 mungkin akan sepenuhnya dikuasai oleh nama-nama yang lima tahun lalu masih asing ditelingakita.
Yang menarik adalah tergerusnya posisi Honda Brio. Mobil mungil yang tahun-tahun sebelumnya kerap menjadi juara satu, kini terlempar keluar dari sepuluh besar, mendarat di posisi sebelas dengan hanya 1.839 unit.
Posisinya disalip oleh Mitsubishi Xpander (termasuk Cross) di angka 2.147 unit dan Daihatsu Sigra dengan 2.105 unit.
Pemain baru juga mulai unjuk gigi. Mitsubishi Destinator berhasil mencuri perhatian di posisi dua belas dengan 1.814 unit, sementara Suzuki Fronx mengamankan posisi enam belas dengan 1.412 unit, bersaing ketat dengan Toyota Fortuner di angka yang sama.
Sisa daftar 20 besar diisi oleh Toyota Hilux pikap (1.534 unit), Toyota Agya (1.416 unit), legenda tua Mitsubishi L300 (1.411 unit), Daihatsu Terios (979 unit), Mitsubishi Pajero Sport (912 unit), dan Honda HR-V yang menutup daftar dengan 609 unit.
Sinyal Bahaya atau Euforia Sesaat?
Meroketnya BYD Atto 1 bisa jadi bukan sekadar euforia produk baru (hype), melainkan indikator bahwa loyalitas merek (brand loyalty) masyarakat Indonesia telah luntur oleh rasionalitas harga dan teknologi.Jika raksasa Jepang tidak segera merespons dengan produk EV yang affordable dan relevan, daftar terlaris di tahun 2026 mungkin akan sepenuhnya dikuasai oleh nama-nama yang lima tahun lalu masih asing ditelingakita.
(dan)
Lihat Juga :