Nyaris Nol Bintang ANCAP: Sabuk Pengaman Gagal, Suzuki Fronx Diguncang Skandal Keselamatan

Selasa, 23 Desember 2025 - 16:45 WIB
ANCAP menegaskan bahwa peringkat satu bintang ini mencerminkan performa keseluruhan struktur dan sistem keselamatan Fronx, bukan semata-mata akibat kegagalan komponen sabuk pengaman.

Namun bagi konsumen, perbedaan teknis tersebut nyaris tak berarti: hasil akhirnya sama-sama mengkhawatirkan.

Ditarik dari Penjualan, Dilaporkan ke Regulator

Menanggapi hasil ini, Suzuki menghentikan penjualan Fronx di Australia sembari melakukan investigasi internal. Dalam pernyataan resminya, Suzuki menyebut penilaian ANCAP telah “menjadi fokus perhatian yang mendesak.”

ANCAP melaporkan kegagalan sabuk pengaman tersebut kepada regulator keselamatan kendaraan Australia dan Selandia Baru, otoritas yang berwenang menangani penarikan kembali (recall) kendaraan baru.

Peringkat keselamatan ANCAP memang lebih ketat dibanding standar pemerintah, dan Fronx pada dasarnya memenuhi regulasi keselamatan nasional—kecuali pada komponen sabuk pengaman yang bermasalah itu.

Peringatan Keras: Kursi Belakang Sebaiknya Tidak Digunakan

CEO ANCAP, Carla Hoorweg, menyampaikan peringatan yang jarang terdengar untuk mobil baru yang masih beredar di pasar.

“Yang mengkhawatirkan kami adalah kendaraan ini bisa saja dibeli oleh konsumen biasa, dan dalam kecelakaan di jalan raya kegagalan ini dapat menimbulkan konsekuensi serius bagi penumpang di kursi belakang,” ujar Hoorweg.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!