Era Baru Dimulai, Legenda Berakhir: Baleno, Veloz Bensin, hingga HR-V Pamit dari Aspal Indonesia

Selasa, 30 Desember 2025 - 12:17 WIB
Pabrikan asal China, Chery, sering melakukan "kanibalisme" internal demi strategi pasar yang lebih tajam. Chery Tiggo 5X, SUV kompak yang sempat mencuri perhatian dengan harga kompetitif (Rp 249 juta - Rp 279 juta), resmi menghilang dari situs resmi sejak Maret 2025.

Penyebabnya sederhana: Chery Tiggo Cross. Model baru ini dinilai lebih sesuai dengan selera pasar dan memiliki permintaan yang jauh lebih tinggi. Chery Tiggo Cross, yang dibanderol mulai Rp 259,5 juta hingga Rp 289,5 juta, kini mengambil alih tongkat estafet di segmen yang sama.

4. Suzuki Baleno & Karimun Wagon R

Akhir Era Hatchback dan LCGC Suzuki menjadi pabrikan yang paling banyak melakukan "bersih-bersih" portofolio. Dua nama besar, Suzuki Baleno Hatchback dan Karimun Wagon R, resmi pamit.

Karimun Wagon R, sang legenda mobil murah ramah lingkungan (LCGC), benar-benar mengakhiri napasnya pada November 2025, baik untuk pasar domestik maupun ekspor.

Nasib serupa menimpa Baleno Hatchback. Mobil yang sempat terjual 1.956 unit pada semester pertama 2025 ini menghilang dari daftar harga resmi per September 2025. Posisinya digantikan oleh Suzuki Fronx, SUV kompak bergaya coupe yang diproduksi secara lokal di Cikarang. Dengan target penjualan 2.000 unit per bulan, Fronx dinilai lebih strategis dan efisien secara biaya produksi dibandingkan Baleno yang masih diimpor utuh (CBU) dari India.

Fenomena "suntik mati" massal ini menegaskan bahwa industri otomotif Indonesia sedang bermetamorfosis. Mobil bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan komoditas teknologi yang harus relevan dengan isu lingkungan dan efisiensi global.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!