Toyota Sebut Kendaraan Listrik Berpotensi Menyaingi Energi Nuklir

Rabu, 31 Desember 2025 - 19:44 WIB
Jumlah ini diperkirakan hampir setara dengan daya keluaran sekitar 40 reaktor nuklir, sehingga menunjukkan skala sebenarnya dari potensi teknologi V2G jika diimplementasikan secara komprehensif.

Namun, Toyota mengakui bahwa mereka belum menawarkan EV produksi dengan kemampuan V2G atau V2L kepada konsumen. Beberapa produsen lain seperti Hyundai, Nissan, Ford, dan General Motors telah memperkenalkan model dengan fungsi pengisian daya dua arah.

Namun, Toyota menyatakan bahwa teknologi ini memiliki potensi besar untuk mengubah seluruh ekosistem energi dan mengisyaratkan bahwa teknologi ini mungkin akan diperkenalkan di masa mendatang.

Menurut Christopher Yang, Wakil Presiden Senior Strategi dan Solusi Perusahaan Toyota Motor Amerika Utara, pengisian daya dua arah tidak hanya membantu menstabilkan jaringan listrik, tetapi juga berpotensi menghemat biaya konsumen dan mengurangi emisi karbon dari sistem energi yang ada.

Secara keseluruhan, teknologi V2G dipandang sebagai pendekatan yang saling menguntungkan yang bermanfaat bagi konsumen, sistem jaringan listrik, dan lingkungan dalam jangka panjang.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!