Honda, Nissan, dan Mitsubishi Melanjutkan Pembicaraan Rencana Penggabungan

Jum'at, 20 Februari 2026 - 08:54 WIB
CEO Nissan menekankan bahwa perusahaan mencari segala bentuk kerja sama yang dapat meningkatkan nilai bisnis. Honda dipandang sebagai salah satu kandidat penting, tetapi bukan satu-satunya pilihan. Pendekatan baru ini menunjukkan bahwa Nissan ingin bergerak lebih fleksibel dalam upayanya untuk memperkuat posisinya di dunia.

Selain Honda, Nissan juga dilaporkan terbuka untuk peluang lain termasuk kolaborasi pengembangan produk dengan produsen lain. Strategi ini diyakini lebih aman daripada upaya penggabungan besar-besaran yang membutuhkan perubahan besar dalam struktur perusahaan.

Meskipun negosiasi antara ketiga merek Jepang tersebut masih berlangsung, gagasan penggabungan penuh telah ditunda untuk sementara waktu karena Honda dan Nissan fokus pada pemulihan kinerja keuangan masing-masing. Sebaliknya, diskusi lebih berfokus pada berbagi teknologi, pengembangan platform, dan proyek elektrifikasi.

Langkah ini dipandang sejalan dengan perubahan tren industri global karena para produsen menjadi lebih berhati-hati terhadap risiko keuangan dari penggabungan skala besar.

Mitsubishi diharapkan akan terus menjadi bagian penting dari kolaborasi ini. Nissan dilaporkan menjual versi rebadge Mitsubishi Outlander di Amerika Serikat sebagai Rogue PHEV, sementara Mitsubishi berpotensi menerima versi Nissan Leaf EV untuk memperluas penawaran model listriknya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!