Penjualan Meledak 200%, Pendapatan Xiaomi Rp1.803 Triliun Berkat Mobil Listrik

Jum'at, 27 Maret 2026 - 08:28 WIB
Harga jual rata-rata kendaraan juga naik 7,1 persen menjadi 251.171 yuan atau sekitar Rp4,27 juta. Kenaikan ini menunjukkan Xiaomi mulai bermain di segmen dengan margin lebih tinggi, bukan sekadar mengejar volume.

Margin kotor bisnis EV dan AI juga meningkat menjadi 24,3 persen, naik 5,8 poin dari tahun sebelumnya. Ini menandakan efisiensi produksi mulai tercapai.

Pada kuartal keempat saja, pendapatan segmen ini mencapai 37,2 miliar yuan atau sekitar Rp632 triliun, dengan laba operasional 1,1 miliar yuan atau Rp18,7 triliun.

SUV Jadi Kunci, Sedan Mulai Turun

Lonjakan penjualan Xiaomi didorong oleh model SUV listrik YU7.

Pada Desember 2025, total pengiriman mencapai rekor 50.212 unit, di mana YU7 menyumbang 39.089 unit atau 77,85 persen dari total bulanan.

Sebaliknya, seri sedan SU7 justru mengalami penurunan karena sedang memasuki fase transisi produk.

Namun Xiaomi telah merespons cepat dengan meluncurkan generasi terbaru SU7 pada awal 2026.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!