Selamat Tinggal Range Anxiety: Ini Alasan BYD M6 Hybrid Lebih Menggoda Dibanding Versi Listrik!
Sabtu, 28 Maret 2026 - 16:53 WIB
Namun tetap siap diajak mudik lintas provinsi tanpa pusing mencari charging station, karena mesin bensinnya akan bertindak sebagai generator utama pengisi daya baterai.
President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, pada awal Maret 2026 di Jakarta sempat merespons isu ini. “M6 saat ini masih EV. Kami belum bisa memberikan informasi apapun. Tapi, jika ada yang baru, pasti akan kami beritahu ke teman-teman media,” tuturnya.
Berdasarkan spesifikasi kembarannya di China, BYD Song Max DM-i, mobil ini dibekali teknologi canggih Dual Mode Intelligent (DM-i) 5.0.
Sistem penggerak roda depan (FWD) ini memadukan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated bertenaga 81 kW (sekitar 99 hp) dan torsi 135 Nm, dengan motor listrik AC permanent magnet synchronous buas bertenaga mulai dari 132 kW (316 Nm), 145 kW (325 Nm), hingga 160 kW (215 hp).
Melalui transmisi E-CVT, akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 8,5 detik dengan titik puncak kecepatan maksimal 160 km/jam.
Efisiensi adalah daya tarik utamanya. M6 PHEV dibekali opsi Lithium Iron Phosphate (LFP) Blade Battery berkapasitas 8,3 kWh atau 18,3 kWh. Baterai ini sanggup memberikan daya jelajah murni listrik sejauh 51 km atau 105 km (standar NEDC) dengan dukungan pengecasan arus bolak-balik (AC) maupun fast charging arus searah (DC) hingga 18 kW.
President Director BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, pada awal Maret 2026 di Jakarta sempat merespons isu ini. “M6 saat ini masih EV. Kami belum bisa memberikan informasi apapun. Tapi, jika ada yang baru, pasti akan kami beritahu ke teman-teman media,” tuturnya.
Berdasarkan spesifikasi kembarannya di China, BYD Song Max DM-i, mobil ini dibekali teknologi canggih Dual Mode Intelligent (DM-i) 5.0.
Sistem penggerak roda depan (FWD) ini memadukan mesin bensin 1.5 liter naturally aspirated bertenaga 81 kW (sekitar 99 hp) dan torsi 135 Nm, dengan motor listrik AC permanent magnet synchronous buas bertenaga mulai dari 132 kW (316 Nm), 145 kW (325 Nm), hingga 160 kW (215 hp).
Melalui transmisi E-CVT, akselerasi 0-100 km/jam tuntas dalam 8,5 detik dengan titik puncak kecepatan maksimal 160 km/jam.
Efisiensi adalah daya tarik utamanya. M6 PHEV dibekali opsi Lithium Iron Phosphate (LFP) Blade Battery berkapasitas 8,3 kWh atau 18,3 kWh. Baterai ini sanggup memberikan daya jelajah murni listrik sejauh 51 km atau 105 km (standar NEDC) dengan dukungan pengecasan arus bolak-balik (AC) maupun fast charging arus searah (DC) hingga 18 kW.
Lihat Juga :