Dibalik Kalimat Jujur Bos Honda: Kita Nggak Punya Kesempatan Menang dengan China

Senin, 20 April 2026 - 21:41 WIB
Kunjungan CEO Honda Toshihiro Mibe ke sebuah pabrik tanpa awak di Shanghai menyadarkan para raksasa otomotif dunia bahwa kecepatan dan efisiensi pabrikan China kini berada di level yang nyaris mustahil untuk dikalahkan. Foto: SIndonews/Danang Arradian
JAKARTA - Toshihiro Mibe terbang ke Shanghai akhir Februari 2026 lalu. Posisinya: Presiden dan CEO Honda Motor.

Di sana ia masuk ke sebuah pabrik suku cadang otomotif. Pabrik itu juga memasok komponen untuk Tesla. Mibe berkeliling. Memperhatikan dengan saksama. Lalu ia terdiam.



Tidak ada satu pun manusia di lantai produksi itu. Semua dikerjakan robot. Otomatisasi total. Dari pengadaan bahan hingga logistik.

"Kita tidak punya kesempatan melawan ini," gumam Mibe sekembalinya dari Shanghai, seperti dilaporkan Nikkei Asia.

Itu bukan kalimat basa-basi. Itu seolah jadi ratapan keputusasaan dari bos raksasa otomotif Jepang yang punya sejarah 70 tahun.

Pulang ke Jepang, ia langsung mengumpulkan para penyuplai suku cadangnya. "Kita harus bertindak cepat," perintahnya. Digitalisasi harus segera dikebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!