Dampak Perang Iran Terhadap Toyota: Mengapa Laba Terpangkas Rp73 Triliun dan Bagaimana Strategi Perusahaan?
Senin, 11 Mei 2026 - 10:35 WIB
Tantangan Tarif dan Kebijakan AS
CEO Toyota Kenta Kon harus menavigasi perusahaan di tengah kebijakan tarif Presiden AS Donald Trump yang merugikan Toyota sebesar Rp23,8 triliun (1,4 triliun yen) pada tahun lalu.Kenta Kon berkomitmen untuk melakukan efisiensi biaya secara mendalam guna mempertahankan kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba sekitar Rp408 triliun (USD24 miliar) meskipun menghadapi tantangan berat.
Perbandingan Dampak Kerugian Antar Produsen Otomotif
Beban biaya akibat kondisi global tidak hanya dirasakan oleh Toyota, namun juga produsen besar lainnya:Toyota: Proyeksi kerugian akibat perang Iran mencapai Rp73,1 triliun (USD4,3 miliar).
Volkswagen: CEO Oliver Blume menyebutkan bahwa tarif perdagangan memberikan beban biaya sebesar 5 miliar euro atau sekitar Rp100,3 triliun (USD5,9 miliar) per tahun terhadap laba operasional mereka.
Penjualan Regional: Penjualan Toyota di Timur Tengah dilaporkan turun tajam pada Maret 2026 setelah pengiriman ke wilayah tersebut terganggu.
(dan)
Lihat Juga :