Eropa Ingin Mengurangi Ketergantungan pada Industri Otomotif China
Selasa, 19 Mei 2026 - 13:23 WIB
Komisaris Perdagangan UE Maroš Šefčovič dikabarkan ingin mengatasi defisit perdagangan blok tersebut, yang mencapai sekitar €1 miliar per hari, serta melindungi perusahaan-perusahaan Eropa dari apa yang digambarkan China sebagai “mempersenjatai perdagangan”.
Seorang pejabat Komisi Eropa mengatakan UE semakin bergantung pada ekspor dari China di sejumlah sektor utama.
Menurut mereka, ketergantungan ini memiliki “harga” tersendiri dan Eropa perlu mempercepat upaya untuk mendiversifikasi rantai pasokan globalnya.
Pada saat yang sama, UE juga berencana untuk memberlakukan tarif tambahan pada bahan kimia dan mesin industri dari China untuk mengurangi tekanan pada produsen lokal.
Meskipun fokus utama tampaknya pada China, para pejabat UE menegaskan bahwa proposal tersebut tidak hanya melibatkan negara itu.
Hal ini karena terdapat beberapa bahan baku penting yang juga dikendalikan oleh negara lain, seperti helium dari Amerika Serikat dan Qatar, serta kobalt dari Republik Demokratik Kongo dan Indonesia.
Seorang pejabat Komisi Eropa mengatakan UE semakin bergantung pada ekspor dari China di sejumlah sektor utama.
Menurut mereka, ketergantungan ini memiliki “harga” tersendiri dan Eropa perlu mempercepat upaya untuk mendiversifikasi rantai pasokan globalnya.
Pada saat yang sama, UE juga berencana untuk memberlakukan tarif tambahan pada bahan kimia dan mesin industri dari China untuk mengurangi tekanan pada produsen lokal.
Meskipun fokus utama tampaknya pada China, para pejabat UE menegaskan bahwa proposal tersebut tidak hanya melibatkan negara itu.
Hal ini karena terdapat beberapa bahan baku penting yang juga dikendalikan oleh negara lain, seperti helium dari Amerika Serikat dan Qatar, serta kobalt dari Republik Demokratik Kongo dan Indonesia.
Lihat Juga :