Masuki China, Nissan Beri Sinyal Gandeng Dongfeng Motor Group

Selasa, 22 September 2020 - 09:55 WIB
Markas Nissan di Jepang. FOTO/ IST
BEIJING - Nissan sedang berjuang tidak hanya dalam hal penjualan, tetapi juga menghadapi skandal mantan bos besarnya Carlos Ghosn. Ini memaksa Nissan untuk memikirkan kembali strateginya dengan sekutu Renault dan Mitsubishi, di mana Nissan harus fokus pada tiga pasar utama - Amerika Serikat, Jepang, dan China. BACA JUGA - SUV Buatan China yang Bikin Produsen Otomotif Eropa dan Jepang Melongo

Pemilihan China sebagai lokasi utama Nissan bukan hanya sekedar iseng, karena Nissan adalah salah satu negara adidaya Jepang yang berbasis di sana. BACA JUGA- Viral di TikTok, Polisi Magelang Buru Wanita Pamer Pantat saat Naik Skutik



Pasalnya, berdasarkan data yang diperoleh dari Automotive News Eropa, Nissan kini menjadi salah satu perusahaan Jepang terkuat di urutan keempat setelah Volkswagen dan GM-SAIC Motor.

Di China, Nissan menjalin kemitraan strategis dengan Dongfeng Motor Group , dan inisiatifnya diprakarsai oleh Carlos Ghosn sendiri dalam upaya memperkuat kehadiran Nissan di China Daratan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!