Liuzhou dan Wuling, Kota yang Melahirkan Mobil Rakyat
Senin, 06 Juli 2026 - 11:05 WIB
Tahun 1964, keturunan pabrik itu — yang kini bernama Liuzhou Tractor Factory — memproduksi traktor pertama dengan merek Fengshou. Setelah kebijakan ekonomi China berubah pada 1978, pasar traktor kolaps dan mereka harus bertransformasi.
Tahun 1982, Wuling secara resmi mendaftarkan merek mobil pertamanya. Dan 1984 — full production dimulai dengan model LZ110, minivan kecil yang dikembangkan under licensing agreement dengan Mitsubishi Motors, menjadikannya kembaran desain dari Mitsubishi Minicab generasi ketiga.
"Sejak awal Wuling mendukung industri kebutuhan agrikultur di China. Karena itu, sangat dekat dengan label mobil rakyat," beber Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors saat berkunjung ke museum Wuling di Liuzhou, China.
Tahun 1996, Liuzhou Wuling Automobile Co., Ltd. secara resmi didirikan — menandai berdirinya Wuling Group. Dua tahun kemudian, 1998, penjualan minivan Wuling menembus 100.000 unit dan Wuling menjadi pemimpin industri minivan domestik China.
Lalu datanglah titik balik terbesar: 18 November 2002, lahirlah SAIC-GM-Wuling (SGMW) — joint venture tiga pihak pertama di China antara SAIC (50,1%), General Motors (34%), dan Wuling Group (15,9%). Markas besarnya? Liuzhou, tentu saja.
Yang unik: Wuling Group tetap memegang merek "Wuling." Jadi logo "W" lima berlian itu bukan milik SGMW — melainkan hanya dilisensikan dari Wuling Group (sekarang bernama Guangxi Automobile Group) kepada SGMW.
SGMW yang powerful, ditambah kemampuan produksi komponen Wuling Group, plus sikap pemerintah kota Liuzhou yang sangat akomodatif terhadap industri manufaktur, menjadikan Liuzhou sebagai kota dengan DNA otomotif yang sangat kuat.
Tahun 1982, Wuling secara resmi mendaftarkan merek mobil pertamanya. Dan 1984 — full production dimulai dengan model LZ110, minivan kecil yang dikembangkan under licensing agreement dengan Mitsubishi Motors, menjadikannya kembaran desain dari Mitsubishi Minicab generasi ketiga.
"Sejak awal Wuling mendukung industri kebutuhan agrikultur di China. Karena itu, sangat dekat dengan label mobil rakyat," beber Ricky Christian, Marketing Director Wuling Motors saat berkunjung ke museum Wuling di Liuzhou, China.
Tahun 1996, Liuzhou Wuling Automobile Co., Ltd. secara resmi didirikan — menandai berdirinya Wuling Group. Dua tahun kemudian, 1998, penjualan minivan Wuling menembus 100.000 unit dan Wuling menjadi pemimpin industri minivan domestik China.
Lalu datanglah titik balik terbesar: 18 November 2002, lahirlah SAIC-GM-Wuling (SGMW) — joint venture tiga pihak pertama di China antara SAIC (50,1%), General Motors (34%), dan Wuling Group (15,9%). Markas besarnya? Liuzhou, tentu saja.
Yang unik: Wuling Group tetap memegang merek "Wuling." Jadi logo "W" lima berlian itu bukan milik SGMW — melainkan hanya dilisensikan dari Wuling Group (sekarang bernama Guangxi Automobile Group) kepada SGMW.
SGMW yang powerful, ditambah kemampuan produksi komponen Wuling Group, plus sikap pemerintah kota Liuzhou yang sangat akomodatif terhadap industri manufaktur, menjadikan Liuzhou sebagai kota dengan DNA otomotif yang sangat kuat.
Lihat Juga :