Satu-satunya di China! Ini Isi Laboratorium Rahasia Wuling yang Jarang Dilihat Masyarakat Umum

Selasa, 07 Juli 2026 - 14:00 WIB
Dari laboratorium ini lahir sejumlah pencapaian yang diklaim sebagai yang pertama di dunia. Intelligent Island Manufacturing System (I²MS)—sistem manufaktur modular berbasis robot otonom tanpa jalur perakitan konvensional—masuk dalam daftar perdana Pioneer-Level Smart Factories versi nasional China.



Model Huajing S disebut menjadi yang pertama di industri lolos uji tabrak samping pada kecepatan 80 km/jam dan uji jatuh dari sudut ketinggian 15 meter. Sementara baterai Shenlian mencatat nol insiden thermal runaway sepanjang 76,6 miliar kilometer operasi kumulatif.

Yang relevan bagi konsumen Indonesia: desain keselamatan Wuling Air EV sudah diadopsi ke dalam regulasi teknis resmi ASEAN, dan standar pengisian cepat DC-nya sudah mengantongi sertifikasi SNI di Indonesia—capaian yang disebut sebagai terobosan "dari nol ke satu" bagi produsen China dalam membentuk standar teknis di kawasan ini.

Ruangan Sunyi untuk Mengukur Kebisingan dan Getaran

Salah satu fasilitas yang sempat dikunjungi Sindonews adalah laboratorium Noise, Vibration, and Harshness (NVH).

Ruangan ini dirancang khusus agar kedap suara, dengan bentuk dinding sampai atap yang dibuat bersudut tajam—bukan datar—agar tidak ada suara yang memantul. Tujuannya: hasil pengukuran kebisingan jadi lebih akurat.

Beberapa sensor ditempatkan di dalam kabin untuk mengukur tingkat kebisingan yang dirasakan penumpang.

Selain suara, laboratorium ini juga mengukur vibration atau getaran yang dirasakan secara fisik di titik-titik tertentu, misalnya pada setir.

Boneka Seharga Miliaran Rupiah untuk Uji Tabrak

Fasilitas lain yang tak kalah menarik adalah laboratorium crash test. Semua mobil Wuling yang beredar dipastikan melewati pengujian ini, dan standarisasinya mengacu pada EURO NCAP (European New Car Assessment Programme)—sistem yang memberi peringkat nol sampai lima bintang berdasarkan uji tabrak, keselamatan penumpang, perlindungan anak, hingga sistem pengereman.

Uji tabrak ini menggunakan boneka (dummy) yang sudah dilengkapi 40 hingga 120 sensor di seluruh tubuhnya, dengan harga taksiran mencapai sekitar Rp3,6 miliar per unit.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!