Baojun Yep Plus: SUV Kotak Listrik Mirip Suzuki Jimny Harga Rp200 Jutaan
Selasa, 07 Juli 2026 - 14:48 WIB
Sebagai pembanding, dimensinya mendekati Daihatsu Rocky/Toyota Raize yang punya panjang 4.030 mm dan wheelbase 2.525 mm — mirip panjang dan jarak sumbu roda, hanya saja Yep Plus sedikit lebih tinggi dan lebih lebar.
Di China, Yep Plus dijual dalam beberapa varian jarak tempuh:
Varian 301 km: baterai LFP 31,9 kWh, bobot kosong 1.255 kg
Varian 401 km: baterai LFP 41,9 kWh, bobot kosong 1.325 kg
Varian 501 km dan Premium Edition: baterai LFP 54 kWh, bobot kosong 1.410 kg
Semua varian memakai motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga sama rata: 75 kW (sekitar 101 dk) dan torsi 180 Nm, mentok di top speed 150 km/jam.
Urusan pengisian daya, AC charging 6,6 kW butuh waktu 4,5 jam (301 km), 6 jam (401 km), hingga 7,5 jam (501 km).
Sementara DC fast charging bisa mengisi 30-80 persen hanya dalam 35 menit untuk varian 301 dan 401 km, atau 30 menit untuk varian 501 km dan Premium.
Semua varian juga dibekali fitur Vehicle to Load (V2L) 220V, jadi baterai mobil bisa jadi sumber daya untuk perangkat elektronik lain — berguna kalau dipakai untuk kegiatan luar ruang atau sekadar mengisi daya alat masak portabel saat piknik.
Kaki-kaki menggunakan MacPherson strut independen di depan dan torsion beam semi-independen di belakang dengan pegas koil, penggerak roda depan (FWD), setir EPS, serta ban 205/60 R16.
Ground clearance tercatat 150 mm — cukup untuk melibas jalan rusak, meski jelas bukan kelas serius off-road.
Satu pembeda kecil: varian 301, 401, dan 501 km masih pakai vacuum pump untuk rem, sementara Premium Edition sudah naik kelas dengan Electronic Booster yang membuat respons pengereman lebih presisi.
Fitur keselamatan tergolong lengkap untuk kelas harganya: ESC, ABS+EBD, AUTO HOLD, ramp assist, kamera 360 derajat, transparent chassis, radar depan-belakang, unlock otomatis saat tabrakan, airbag pengemudi-penumpang depan plus side airbag, dua jangkar ISOFIX, alarm sabuk pengaman, peringatan pejalan kaki kecepatan rendah, dan tire pressure monitoring digital.
Di China, Yep Plus dijual dalam beberapa varian jarak tempuh:
Varian 301 km: baterai LFP 31,9 kWh, bobot kosong 1.255 kg
Varian 401 km: baterai LFP 41,9 kWh, bobot kosong 1.325 kg
Varian 501 km dan Premium Edition: baterai LFP 54 kWh, bobot kosong 1.410 kg
Semua varian memakai motor listrik Permanent Magnet Synchronous Motor dengan tenaga sama rata: 75 kW (sekitar 101 dk) dan torsi 180 Nm, mentok di top speed 150 km/jam.
Urusan pengisian daya, AC charging 6,6 kW butuh waktu 4,5 jam (301 km), 6 jam (401 km), hingga 7,5 jam (501 km).
Sementara DC fast charging bisa mengisi 30-80 persen hanya dalam 35 menit untuk varian 301 dan 401 km, atau 30 menit untuk varian 501 km dan Premium.
Semua varian juga dibekali fitur Vehicle to Load (V2L) 220V, jadi baterai mobil bisa jadi sumber daya untuk perangkat elektronik lain — berguna kalau dipakai untuk kegiatan luar ruang atau sekadar mengisi daya alat masak portabel saat piknik.
Kaki-kaki menggunakan MacPherson strut independen di depan dan torsion beam semi-independen di belakang dengan pegas koil, penggerak roda depan (FWD), setir EPS, serta ban 205/60 R16.
Ground clearance tercatat 150 mm — cukup untuk melibas jalan rusak, meski jelas bukan kelas serius off-road.
Satu pembeda kecil: varian 301, 401, dan 501 km masih pakai vacuum pump untuk rem, sementara Premium Edition sudah naik kelas dengan Electronic Booster yang membuat respons pengereman lebih presisi.
Fitur keselamatan tergolong lengkap untuk kelas harganya: ESC, ABS+EBD, AUTO HOLD, ramp assist, kamera 360 derajat, transparent chassis, radar depan-belakang, unlock otomatis saat tabrakan, airbag pengemudi-penumpang depan plus side airbag, dua jangkar ISOFIX, alarm sabuk pengaman, peringatan pejalan kaki kecepatan rendah, dan tire pressure monitoring digital.
Karakter Berkendara: Bukan Off-Road Sungguhan, Tapi Nyaman Harian
Lihat Juga :