Ganas, Kecepatan SSC Tuatara Mencapai 508,73 Km/Jam
Selasa, 20 Oktober 2020 - 00:00 WIB
Oliver Webb, mengatakan, hypercar itu melaju hampir 20 mph (32 km/jam) dalam lima detik terakhir. Dan masih ada ruang untuk berbuat lebih banyak lagi.
SSC Amerika Utara menggelar upaya pemecahan rekor berdasarkan buku tersebut, menggunakan perangkat pengukuran GPS bersertifikat dan memiliki dua saksi rekor dunia di tempat untuk verifikasi. Rata-rata sekitar 15 satelit digunakan oleh perangkat pengukur untuk secara akurat menentukan akselerasi dan kecepatan mengesankan Tuatara selama dua kali melaju yang berlangsung dalam satu jam.
Sebagai penyegar cepat, Tuatara dimotivasi oleh mesin engkol datar V8 5,9 liter twin-turbo yang menghasilkan 1.750 tenaga kuda saat diberi tenaga pada E85. Beralih ke oktan 91 dan masih menghasilkan 1.350 hp di hypercar bermesin menengah yang memiliki berat kering 2.750 pound (1.247 kilogram) dan koefisien drag 0,279.
Produksi kendaraan dibatasi pada 100 mobil dan pengiriman pelanggan sedang berlangsung. Berminat? Harga termurahnya Rp25 miliar per unit.
Dengan Bugatti secara resmi pensiun dari lomba mengejar rekor kecepatan tertinggi, hanya tersisa Hennessey dengan Venom F5 dan Koenigsegg dengan Jesko Absolut untuk mencoba dan mengalahkan Tuatara. (Baca juga: Datang ke Al-Aqsa Dilindungi Polisi Israel, Palestina Kecam Delegasi UEA )
SSC Amerika Utara menggelar upaya pemecahan rekor berdasarkan buku tersebut, menggunakan perangkat pengukuran GPS bersertifikat dan memiliki dua saksi rekor dunia di tempat untuk verifikasi. Rata-rata sekitar 15 satelit digunakan oleh perangkat pengukur untuk secara akurat menentukan akselerasi dan kecepatan mengesankan Tuatara selama dua kali melaju yang berlangsung dalam satu jam.
Sebagai penyegar cepat, Tuatara dimotivasi oleh mesin engkol datar V8 5,9 liter twin-turbo yang menghasilkan 1.750 tenaga kuda saat diberi tenaga pada E85. Beralih ke oktan 91 dan masih menghasilkan 1.350 hp di hypercar bermesin menengah yang memiliki berat kering 2.750 pound (1.247 kilogram) dan koefisien drag 0,279.
Produksi kendaraan dibatasi pada 100 mobil dan pengiriman pelanggan sedang berlangsung. Berminat? Harga termurahnya Rp25 miliar per unit.
Dengan Bugatti secara resmi pensiun dari lomba mengejar rekor kecepatan tertinggi, hanya tersisa Hennessey dengan Venom F5 dan Koenigsegg dengan Jesko Absolut untuk mencoba dan mengalahkan Tuatara. (Baca juga: Datang ke Al-Aqsa Dilindungi Polisi Israel, Palestina Kecam Delegasi UEA )
(iqb)
Lihat Juga :