Butuh Tiga Tahun Malaysia Hadirkan Mitsubishi Xpander, Kenapa?
Sabtu, 24 Oktober 2020 - 21:57 WIB
Mitsubishi Motors Malaysia melakukan preview Mitsubishi Xpander ke sejumlah Malaysia. Foto / Paultan
MALAYSIA - Akhirnya terjawab sudah mengapa Malaysia butuh waktu lama untuk menghadirkan Mitsubishi Xpander ke negara jiran itu. Diketahui di negara-negara Asia Tenggara, Malaysia memang paling belakangan menghadirkan Mitsubishi Xpander. Negara-negara lainnya seperti Vietnam, Thailand dan Filipina malah lebih dulu membawa Mitsubishi Xpander ke pasar otomotif mereka.
Tomoyuki Shinnishi, CEO Mitsubishi Motors Malaysia mengatakan proses menghadirkan Mitsubishi Xpander ke Malaysia butuh waktu lama karena memang mereka lebih dulu harus mempelajari market otomotif di Malaysia. Hingga kini mobil-mobil seperti Mitsubishi Xpander memang tidak begitu dominan di pasar Malaysia. Mobil-mobil small hatcback dan sedan lebih banyak mendominasi. (Baca juga : Mau Kasih Hadiah Apalagi buat Khabib, Toyota Rusia? )
Oleh karena itu menurut Tomoyuki mereka perlu mempelajari lebih dalam bagaimana pasar Malaysia merespons mobil sejenis Mitsubishi Xpander. Dari pendalaman itu mereka mengetahui bahwa faktor harga juga sangat berperan penting dalam penjualan mobil-mobil jenis crossover seperti Mitsubishi XPander. "Jadi kami memutuskan untuk memproduksi sendiri di Malaysia secara CKD. Dengan skema itu harganya jauh lebih kompetitif. Waktu yang lebih lama karena memang persiapan pembangunan pabrik baru," ujarnya.
Saat ini Mitsubishi Motors Malaysia memang telah memiliki dua pabrik. Pabrik pertama di Segambut, Kuala Lumpur memproduksi Mitsubishi Outlander dan Mitsubishi ASX sedangkan pabrik kedua di Pekan, Pahang memproduksi Mitsubishi Xpander.
Tomoyuki Shinnishi, CEO Mitsubishi Motors Malaysia mengatakan proses menghadirkan Mitsubishi Xpander ke Malaysia butuh waktu lama karena memang mereka lebih dulu harus mempelajari market otomotif di Malaysia. Hingga kini mobil-mobil seperti Mitsubishi Xpander memang tidak begitu dominan di pasar Malaysia. Mobil-mobil small hatcback dan sedan lebih banyak mendominasi. (Baca juga : Mau Kasih Hadiah Apalagi buat Khabib, Toyota Rusia? )
Oleh karena itu menurut Tomoyuki mereka perlu mempelajari lebih dalam bagaimana pasar Malaysia merespons mobil sejenis Mitsubishi Xpander. Dari pendalaman itu mereka mengetahui bahwa faktor harga juga sangat berperan penting dalam penjualan mobil-mobil jenis crossover seperti Mitsubishi XPander. "Jadi kami memutuskan untuk memproduksi sendiri di Malaysia secara CKD. Dengan skema itu harganya jauh lebih kompetitif. Waktu yang lebih lama karena memang persiapan pembangunan pabrik baru," ujarnya.
Saat ini Mitsubishi Motors Malaysia memang telah memiliki dua pabrik. Pabrik pertama di Segambut, Kuala Lumpur memproduksi Mitsubishi Outlander dan Mitsubishi ASX sedangkan pabrik kedua di Pekan, Pahang memproduksi Mitsubishi Xpander.
Lihat Juga :