Demi Gengsi, Ini Biaya Fantastis Menyewa Koenigsegg CCXR Trevita
Jum'at, 30 Oktober 2020 - 14:53 WIB
Koenigsegg CCXR Trevita hanya diproduksi sebanyak dua unit. Ini membuatnya jadi mobil hyper paling unik dan langka. Foto / IST
AMERIKA SERIKAT - JAKARTA - Membeli mobilhyper secara kredit tenyata lagi tren baru. Setelah beberapa waktu lalu biaya leasing Bugatti Chiron Sport mengemuka, kini giliran mobilhyper asal Swedia, Koenigsegg yang muncul dengan skema kepemilikan yang unik.
Dilaporkan Carscoops, baru-baru ini sebuah dealer di California Selatan, iLusso memberikan kesempatan kepada semua orang untuk merasakan berada di balik palang kemudi Koenigsegg CCXR Trevita. Bukan dengan skema kredit atau juga dengan tunai. Alih-alih memberikan cara baru dengan menyewa. (Baca juga : Isuzu Indonesia Matangkan Kehadiran Isuzu mu-X Baru )
Partner leasing iLusso, Luxury Lease Partners memberikan skema penyewaan yang cukup menarik. Dengan uang muka sebesar USD650.000 atau setara Rp9,4 miliar maka konsumen bisa membawa pulang mobil super itu.
Tentunya setiap bulan dia harus membayar cicilan sebesar USD24.000 atau sekitar Rp347 juta. Cicilan itu harus dibayar hingga lima tahun. Artinya selama 60 bulan calon konsumen itu akan mengeluarkan uang sebesar USD1,44 juta atau setara Rp20,8 miliar. Total uang yang dikeluarkan dengan uang muka yang disetorkan sebelumnya adalah Rp31,2 miliar.
Dilaporkan Carscoops, baru-baru ini sebuah dealer di California Selatan, iLusso memberikan kesempatan kepada semua orang untuk merasakan berada di balik palang kemudi Koenigsegg CCXR Trevita. Bukan dengan skema kredit atau juga dengan tunai. Alih-alih memberikan cara baru dengan menyewa. (Baca juga : Isuzu Indonesia Matangkan Kehadiran Isuzu mu-X Baru )
Partner leasing iLusso, Luxury Lease Partners memberikan skema penyewaan yang cukup menarik. Dengan uang muka sebesar USD650.000 atau setara Rp9,4 miliar maka konsumen bisa membawa pulang mobil super itu.
Tentunya setiap bulan dia harus membayar cicilan sebesar USD24.000 atau sekitar Rp347 juta. Cicilan itu harus dibayar hingga lima tahun. Artinya selama 60 bulan calon konsumen itu akan mengeluarkan uang sebesar USD1,44 juta atau setara Rp20,8 miliar. Total uang yang dikeluarkan dengan uang muka yang disetorkan sebelumnya adalah Rp31,2 miliar.
Lihat Juga :