Karirnya Berakhir, Selamat Tinggal Pagani Huayra Roadster
Rabu, 11 November 2020 - 13:00 WIB
Pagani memfinalisasi produk ke-100 Pagani Huayra Roadster. Setelahnya Pagani akan membuat SUV yang akan dirilis pada 2025. Foto / Netcarshow
MODENA - Produsen mobil sport asal Modena, Italia, Pagani akhirnya merilis model produksi terakhir mereka, Pagani Huayra Roadster. Pagani Huayra Roadster terakhir itu merupakan unit ke-100 dari total produksi 100 unit yang telah ditetapkan oleh Pagani sejak pertama kali meluncurkan Pagani Huayra Roadster tiga tahun lalu. (Baca juga : Antipasi Lonjakan Harbolnas, 10.000 Loker Berjalan Dikerahkan )
Orang yang beruntung mendapatkan model terakhir Pagani Huayra Roadster itu adalah seorang pengusaha dan kolektor mobil sport asal Hong Kong. Dalam video yang diunggah Pagani dalam akun Facebook resmi mereka. "Setelah tiga tahun diluncurkan secara global, kami akhirnya berhasil menyelesaikan 100 Huayra Roadster. Seluruh unit telah kami kirimkam kepada mereka yang beruntung. Dari 100 mobil yang ada sangat berbeda satu sama lain menyesuaikan keinginan dan selera pemesannya," tulis pabrikan mobil sport asal Italia itu.
Sementara dalam video yang diunggah Pagani itu, pemilik Pagani Huayra Roadster yang tidak disebutkan namanya itu mengaku sudah lama jatuh cinta pada Pagani. Dia awalnya sudah terkesima ketika melihat Pagani Zonda. Hanya saja saat itu Pagani tidak lagi memproduksi Pagani Zonda.
Orang yang beruntung mendapatkan model terakhir Pagani Huayra Roadster itu adalah seorang pengusaha dan kolektor mobil sport asal Hong Kong. Dalam video yang diunggah Pagani dalam akun Facebook resmi mereka. "Setelah tiga tahun diluncurkan secara global, kami akhirnya berhasil menyelesaikan 100 Huayra Roadster. Seluruh unit telah kami kirimkam kepada mereka yang beruntung. Dari 100 mobil yang ada sangat berbeda satu sama lain menyesuaikan keinginan dan selera pemesannya," tulis pabrikan mobil sport asal Italia itu.
Sementara dalam video yang diunggah Pagani itu, pemilik Pagani Huayra Roadster yang tidak disebutkan namanya itu mengaku sudah lama jatuh cinta pada Pagani. Dia awalnya sudah terkesima ketika melihat Pagani Zonda. Hanya saja saat itu Pagani tidak lagi memproduksi Pagani Zonda.
Lihat Juga :