Ngeri, Pemilik Ford Mach-E Mengaku Terima Ancaman Pembunuhan dari Penggemar Tesla
Rabu, 07 April 2021 - 12:00 WIB
Popularitas Ford Mustang Mach-E (atas) saat ini tengah menanjak di tengah serbuan mobil listrik Tesla. Foto/InsideEV.
JAKARTA - Persaingan antar mobil listrik semakin mengerikan. Tidak hanya perusahaannya yang bersaing, perselisihan antara pengguna mobil listrik justru makin mengkhawatirkan karena sudah mengarah pada ancaman pembunuhan.
Hal itu terungkap ketika seorang pengguna mobil listrik Ford Mustang Mach-E , Sergio Rodriguez bercerita melalui akun Twitter resmi miliknya, @LyftGyft, jika dia mendapatkan ancaman pembunuhan karena terlalu sering membandingkan antara Tesla dan Ford Mustang Mach-E.
Baca juga : Bentley Ingin Buktikan Lagi Sebagai Mobil Mewah Pendaki Gunung Terkencang di Dunia
"Benar-benar mengganggu, saya mendapatkan ancaman pembunuhan hanya karena terlalu bahagia berbagi kesenangan mengendarai Mach-E. Mereka menganggap Tesla seperti anggota keluarga mereka yang superhebat dan tak bisa dikritik. Sebagian dari mereka terpaksa puas dengan kekurangan hanya agar bisa dianggap sebagai penggemar sejati Tesla," tulis Sergio Rodriguez.
Pengakuan itu kemudian menimbulkan kontroversi. Banyak yang mengaku merasakan pengalaman yang sama namun ada juga yang menuduh Sergio Rodriguez hanya sekadar mencari sensasi.
Hal itu terungkap ketika seorang pengguna mobil listrik Ford Mustang Mach-E , Sergio Rodriguez bercerita melalui akun Twitter resmi miliknya, @LyftGyft, jika dia mendapatkan ancaman pembunuhan karena terlalu sering membandingkan antara Tesla dan Ford Mustang Mach-E.
Baca juga : Bentley Ingin Buktikan Lagi Sebagai Mobil Mewah Pendaki Gunung Terkencang di Dunia
"Benar-benar mengganggu, saya mendapatkan ancaman pembunuhan hanya karena terlalu bahagia berbagi kesenangan mengendarai Mach-E. Mereka menganggap Tesla seperti anggota keluarga mereka yang superhebat dan tak bisa dikritik. Sebagian dari mereka terpaksa puas dengan kekurangan hanya agar bisa dianggap sebagai penggemar sejati Tesla," tulis Sergio Rodriguez.
Pengakuan itu kemudian menimbulkan kontroversi. Banyak yang mengaku merasakan pengalaman yang sama namun ada juga yang menuduh Sergio Rodriguez hanya sekadar mencari sensasi.
Lihat Juga :