Jadi Sasaran Penjarahan, Apple Store Kembali Ditutup
Senin, 01 Juni 2020 - 15:59 WIB
logo Apple Inc. FOTO/ Ist
CUPERTINO - Kerusuhan yang melanda berbagai kota di Amerika serikat, membuat sejumlah Apple Store ikut menjadi sasaran penjarahan. Aksi tersebut, merupakan respon atas kemarahan warga karena kematian seorang pria kulit hitam, George Floyd.
Untuk melindungi gerai dan karyawannya dari aksi kekerasan dan penjarahan, Apple telah memutuskan untuk sementara waktu menutup beberapa lokasi toko miliknya. BACA JUGA - Spesifikasi R80, Pesawat yang Diwariskan B.J Habibie dan Dibatalkan oleh Jokowi
Padahal, toko-toko ini baru saja dibuka kembali setelah ditutup sekian lama akibat merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).
Adapun toko Apple yang mengalami rusak dan mengalami penjarahan termasuk berada di wilayah Portland, Philadelphia, Brooklyn, Salt Lake City, Los Angeles, Charleston, Washington DC, Scottsdale, dan San Francisco. BACA JUGA - Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19
Untuk melindungi gerai dan karyawannya dari aksi kekerasan dan penjarahan, Apple telah memutuskan untuk sementara waktu menutup beberapa lokasi toko miliknya. BACA JUGA - Spesifikasi R80, Pesawat yang Diwariskan B.J Habibie dan Dibatalkan oleh Jokowi
Padahal, toko-toko ini baru saja dibuka kembali setelah ditutup sekian lama akibat merebaknya pandemi virus corona (Covid-19).
Adapun toko Apple yang mengalami rusak dan mengalami penjarahan termasuk berada di wilayah Portland, Philadelphia, Brooklyn, Salt Lake City, Los Angeles, Charleston, Washington DC, Scottsdale, dan San Francisco. BACA JUGA - Tutup Pabrik di Indonesia, Nissan Rencanakan Jauh Sebelum Pandemi COVID-19
Lihat Juga :