Terus Merugi, Harley-Davidson Terpaksa Pecat 140 Pekerjanya

Jum'at, 26 Juni 2020 - 20:02 WIB
Harley-Davidson mengonfirmasi akan memangkas 140 pekerjanya. Sebanyak 90 pekerja berada di fasilitas New York, Pennsylvania dan sisanya di fasilitas Tomahawk, Wisconsin. Foto/Ist
CHICAGO - Pandemik COVID-19 turut menghantam bisnis Harley-Davidson (HD) . Kerugian pun tidak bisa terelakkan. Sebagai langkah penyesuaian volume produksi, HD berencana memangkas jumlah karyawannya . (Baca juga: Gara-Gara Corona, 10 Juta Orang Nganggur Butuh Kerja )

Mengutip dari Reuters, Jumat (26/6/2020), HD mengonfirmasi akan memangkas 140 pekerjanya. Dari total pemecatan, 90 pekerja berada di fasilitas New York, Pennsylvania. Sementara 50 pekerja lainnya di fasilitas Tomahawk, Wisconsin.



Di sisi lain, penjualan HD di Amerika Serikat sudah mengalami penurunan sejak lima tahun terakhir. “Sebagai bisnis normal, Harley-Davidson secara teratur menyesuaikan rencana produksi dan secara tepat mengukur tenaga kerja," kata seorang perwakilan perusahaan.

Sejak COVID-19 mewabah di AS, fasilitas HD di New York dan Tomahawk terpaksa tutup sementara sejak pertengahan Maret lalu. Kemudian baru beroperasi kembali sekitar bulan lalu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!