Shell Siap Mencapai Target Net-Zero Emissions pada 2060
Jum'at, 30 September 2022 - 00:23 WIB
Stasiun pengisian daya mobil listrik di Jakarta. FOTO/ DOK SINDOnews
JAKARTA - Shell meluncurkan Scenarios Sketch Indonesia (Indonesia Sketch) berjudul "Transisi menuju masa depan energi yang berkesinambungan dan inklusif" di Jakarta. Laporan ini memaparkan peta jalan yang dapat ditempuh Indonesia untuk mencapai target net-zero emissions (NZE) di tahun 2060.
BACA JUGA - Industri Otomotif Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Buang
Agar dapat melakukan transisi mencapai net-zero emissions pada tahun 2060 dengan sukses, Indonesia perlu mengubah sistem energi dan penggunaan lahan (land use) secara mendasar. Hal ini harus dilakukan dengan tetap memastikan pasokan energi yang terjangkau dan aman untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi selama transisi.
Di Indonesia, sektor energi telah diidentifikasi sebagai penyumbang utama emisi kedua setelah pertanian, kehutanan, dan penggunaan lahan lainnya. Peta jalan dekarbonisasi untuk perekonomian dan industri Indonesia diuraikan dalam Indonesia Sketch, dimana melibatkan adopsi dan implementasi elektron rendah karbon (low-carbon electrons) yang lebih besar dan solusi energi rendah karbon (low-carbon energy solutions) seperti bioenergi.
Pada bioenergi, biofuel dapat mencapai hingga 60% dari keseluruhan bahan bakar cair, untuk menggantikan minyak dalam jumlah besar dan untuk mendukung dekarbonisasi sektor yang sulit untuk dielektrifikasi seperti sektor penerbangan dan industri kimia.
"Peta jalan untuk mencapai target net-zero emissions di Indonesia akan membutuhkan kerja sama signifikan antara pemerintah dan badan usaha agar aspirasi pada tahun 2060 tersebut dapat terwujud. Sebagai contoh, pengembangan pasokan biofuel generasi kedua dan termutakhir dalam jangka panjang akan sangat penting untuk meminimalkan dampak pada produksi pangan dan lingkungan yang lebih luas. Hal ini juga akan mendukung transformasi sektor penggunaan lahan Indonesia dari net contributor emisi gas rumah kaca menjadi sumber emisi net-negative," kata Dr Mallika Ishwaran, Chief Economist Shell, yang berbicara di acara peluncuran pada Kamis (29/9/2022).
BACA JUGA - Industri Otomotif Indonesia Berkomitmen Turunkan Emisi Gas Buang
Agar dapat melakukan transisi mencapai net-zero emissions pada tahun 2060 dengan sukses, Indonesia perlu mengubah sistem energi dan penggunaan lahan (land use) secara mendasar. Hal ini harus dilakukan dengan tetap memastikan pasokan energi yang terjangkau dan aman untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan ekonomi selama transisi.
Di Indonesia, sektor energi telah diidentifikasi sebagai penyumbang utama emisi kedua setelah pertanian, kehutanan, dan penggunaan lahan lainnya. Peta jalan dekarbonisasi untuk perekonomian dan industri Indonesia diuraikan dalam Indonesia Sketch, dimana melibatkan adopsi dan implementasi elektron rendah karbon (low-carbon electrons) yang lebih besar dan solusi energi rendah karbon (low-carbon energy solutions) seperti bioenergi.
Pada bioenergi, biofuel dapat mencapai hingga 60% dari keseluruhan bahan bakar cair, untuk menggantikan minyak dalam jumlah besar dan untuk mendukung dekarbonisasi sektor yang sulit untuk dielektrifikasi seperti sektor penerbangan dan industri kimia.
"Peta jalan untuk mencapai target net-zero emissions di Indonesia akan membutuhkan kerja sama signifikan antara pemerintah dan badan usaha agar aspirasi pada tahun 2060 tersebut dapat terwujud. Sebagai contoh, pengembangan pasokan biofuel generasi kedua dan termutakhir dalam jangka panjang akan sangat penting untuk meminimalkan dampak pada produksi pangan dan lingkungan yang lebih luas. Hal ini juga akan mendukung transformasi sektor penggunaan lahan Indonesia dari net contributor emisi gas rumah kaca menjadi sumber emisi net-negative," kata Dr Mallika Ishwaran, Chief Economist Shell, yang berbicara di acara peluncuran pada Kamis (29/9/2022).
Lihat Juga :