Ini Akibatnya Jika Lalai Melakukan Rotasi Ban Mobil

Kamis, 06 Oktober 2022 - 22:00 WIB
Merotasi ban mobil merupakan kegiatan menukar posisi ban yang awalnya berada di depan menjadi di belakang, ataupun sebaliknya. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Merotasi ban mobil merupakan kegiatan menukar posisi ban yang awalnya berada di depan menjadi di belakang, ataupun sebaliknya. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua jenis ban dapat dirotasi , dan hanya jenis ban full size yang dapat dirotasi.

Ban mobil merupakan bagian penting yang memerlukan perawatan secara berkala setiap 5.000 hingga 8.000 km. Rotasi ban mobil menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman.



Merotasi ban bertujuan untuk meratakan keausan karena jika tidak merata akan berpengaruh terhadap keamanan dan kenyamanan bagi pengendara. Ban yang mengalami keausan akan mudah selip karena disebabkan oleh kondisi jalan licin dan jarak pengeremannya menjadi panjang.

Baca juga; Lho, Ban Mobil Bisa Kedaluwarsa? Ini Faktanya!

Pada dasarnya, ban mobil depan lebih cepat aus daripada ban mobil belakang karena lebih banyak digunakan saat pengereman sehingga lebih banyak gesekan yang terjadi. Ban yang tidak melakukan rotasi ketika sudah aus, akan menyebabkan usia pemakaiannya yang tidak akan bertahan lama.

Merotasi ban memiliki fungsi untuk memperpanjang usia pemakaian ban tersebut. Merotasi ban memiliki tujuan lain yaitu, agar mengetahui tekanan ban dan kerusakan yang terjadi pada ban tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!