Digadang-Gadang Gantikan Elon Musk, Presiden Tesla China Tom Zhu Ditarik ke Texas

Sabtu, 10 Desember 2022 - 07:49 WIB
Tesla saat ini telah mencoba untuk secara bersamaan meningkatkan produksi di pabrik terbarunya di Texas dan Berlin. Perusahaan mengonfirmasi pada bulan Oktober bahwa Gigafactory Berlin-Brandenburg mencapai tingkat produksi 2.000 kendaraan per minggu, tetapi tidak memberikan pembaruan Gigafactory Texas.

Baca juga; Tesla Selesaikan Pengiriman Truk Listrik Semi Pesanan 2 Perusahaan Makanan



Pembaruan terakhir untuk Austin adalah pada bulan Juni, ketika Tesla mengkonfirmasi tingkat produksi mingguan 1.000 kendaraan. Perusahaan awalnya berencana untuk membuat SUV Model Y di Texas yang ditenagai oleh sel lithium-ion 4680 baru yang lebih besar. Namun, beralih menggunakan sel 2170 yang lebih lama karena baterai baru belum siap untuk produksi volume.

Isu Tom Zhu menjabat sebaia CEO Tesla muncul saat Elon Musk sibuk menjalankan akuisisi perusahaan terbarunya, raksasa media sosial Twitter. Apalagi pengusaha miliarder ini juga merupakan CEO SpaceX dan perusahaan tunneling The Boring Company, serta pendiri pengembang otak-chip Neuralink.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!