Tolak Upah Murah, Loker di Tesla Sepi Peminat

Senin, 12 Desember 2022 - 16:01 WIB
Sumber tersebut menyebutkan bahwa ada pekerja yang cuti sakit dan hanya bekerja beberapa minggu dalam jangka waktu 6 bulan.

Sejak Juli 2022, laporan mengatakan lowongan di Tesla meningkat hingga 2 kali lipat, pabrik di Berlin hanya mampu mengambil 7.000 pekerja dari rencana 12.000 pekerja.

Penyebab kekurangan pekerja di pabrik Berlin dikatakan ketidakcocokan penawaran gaji, serikat pekerja IG Metall mengklaim bahwa Tesla membayar upah 20 persen lebih sedikit.

Selain itu, menurut salah satu mantan karyawan Tesla, masalah karyawan di pabrik Berlin juga bermula dari perubahan pola kerja yang tiba-tiba dan kurangnya pengalaman pabrik.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!