Kisah Toyota Akuisisi Daihatsu di 2016, Jauh Sebelum Akio Toyoda Murka

Kamis, 04 Mei 2023 - 09:01 WIB
loading...
Kisah Toyota Akuisisi...
Logo Toyota dan Daihatsu. FOTO/ DOK SINDOnews
A A A
TOKYO - Toyota Motor Corporation mengumumkan rencananya untuk mengakuisisi mayoritas saham Daihatsu Motor Co., Ltd di tahun 2016.



Toyoa membeli 51,2% saham Daihatsu yang dimiliki oleh pihak lain, termasuk saham yang dimiliki oleh perusahaan induk Daihatsu, yakni Toyota.

Toyota sebenarnya telah lama memiliki hubungan yang erat dengan Daihatsu. Sejak 1967, Toyota dan Daihatsu telah bekerja sama untuk mengembangkan mobil kecil, dengan Toyota memasok mesin dan teknologi, sedangkan Daihatsu bertanggung jawab atas produksi mobil.

Namun, Toyota mengambil langkah untuk mengakuisisi mayoritas saham Daihatsu sebagai bagian dari strategi jangka panjangnya untuk memperkuat bisnis mobil kecil dan meningkatkan daya saing global perusahaan.

Ada beberapa alasan mengapa Toyota memutuskan untuk membeli mayoritas saham Daihatsu:

1. Meningkatkan daya saing global

Dengan mengakuisisi Daihatsu, Toyota dapat memperkuat posisinya sebagai pemimpin pasar mobil global dan meningkatkan daya saingnya dalam bisnis mobil kecil.

2. Memperluas portofolio produk


Daihatsu memiliki keahlian dan pengalaman yang luas dalam merancang, mengembangkan, dan memproduksi mobil kecil yang populer di Jepang dan di pasar global.

Dengan membeli saham mayoritas Daihatsu, Toyota dapat memperluas portofolio produknya dan mengejar lebih banyak peluang di pasar mobil kecil, terutama di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika.

3. Optimalisasi proses produksi

Dengan mengakuisisi mayoritas saham Daihatsu, Toyota dapat mengoptimalkan proses produksi dan memperoleh keuntungan dari skala ekonomi dalam membeli bahan baku dan peralatan produksi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi.

4. Memperkuat kemitraan antara kedua perusahaan

Toyota dan Daihatsu telah memiliki hubungan kerja sama yang erat selama bertahun-tahun.

Dengan membeli saham mayoritas Daihatsu, Toyota dapat memperkuat kemitraan antara kedua perusahaan dan saling mendukung dalam pengembangan produk dan teknologi.

Dengan mengakuisisi Daihatsu, Toyota dapat memanfaatkan keahlian dan pengalaman Daihatsu dalam merancang, mengembangkan, dan memproduksi mobil kecil yang populer di Jepang dan di pasar global.

Akuisisi ini juga memungkinkan Toyota untuk memperluas portofolio produknya dan mengejar lebih banyak peluang di pasar mobil kecil, terutama di negara-negara berkembang di Asia dan Afrika, di mana permintaan untuk mobil kecil terus meningkat.

Selain itu, dengan mengakuisisi mayoritas saham Daihatsu, Toyota juga dapat mengoptimalkan proses produksi dan memperoleh keuntungan dari skala ekonomi dalam membeli bahan baku dan peralatan produksi, sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya produksi.

Setelah akuisisi, Daihatsu tetap beroperasi sebagai perusahaan independen, namun menjadi anak perusahaan Toyota.

Daihatsu terus berfokus pada pengembangan mobil kecil dan kendaraan ramah lingkungan, sementara Toyota berfokus pada mobil sedan, SUV, dan truk.

Namun, kedua perusahaan ini akan terus b
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
Volvo Panggil Pulang...
Volvo Panggil Pulang Mantan CEO Hakan Samuelsson: Jurus Pamungkas Hadapi Badai Industri Otomotif!
Skywell Hadirkan Mobil...
Skywell Hadirkan Mobil Listrik China Pertama di Inggris
Bakal Jadi Lawan Ducati...
Bakal Jadi Lawan Ducati Diavel, Zontes 703V Diperkenalkan
BMW R 80 G/S versi 2025...
BMW R 80 G/S versi 2025 Diluncurkan, Segini Tenaganya
Triumph TF 250-E dan...
Triumph TF 250-E dan TF 450-E Diluncurkan, Ini Detail Speknya
5 Pemain Sepakbola dengan...
5 Pemain Sepakbola dengan Mobil Termahal di Tahun 2025
Rekomendasi
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Diberlakukan dari KM 70
Selatan Jakarta Padam...
Selatan Jakarta Padam Listrik karena Cuaca Ekstrem, PLN Siaga
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
Arus Balik Jalur Gentong,...
Arus Balik Jalur Gentong, Polisi Imbau Jangan Pakai Google Maps
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Impor 32% untuk Barang RI, Pengusaha Cemas
Conor McGregor Sindir...
Conor McGregor Sindir Rekor KO Khabib Nurmagomedov, Islam Makhachev, dan Ilia Topuria
Berita Terkini
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
2 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
5 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
7 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
8 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
10 jam yang lalu
Seragam Baru Teknisi...
Seragam Baru Teknisi Suzuki: Bukan Sekadar Ganti Baju, Tapi Revolusi Layanan Purna Jual!
1 hari yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved